Perbarindo Jateng Gandeng Perguruan Tinggi untuk Tekan Kesenjangan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:26 WIB
Diskusi Sinergitas Perbarindo dan Universitas Dalam Rangka BPR-BPRS Go To Campus, Rabu 18 Mei 2022 di Nava Hotel Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. (istimewa)
Diskusi Sinergitas Perbarindo dan Universitas Dalam Rangka BPR-BPRS Go To Campus, Rabu 18 Mei 2022 di Nava Hotel Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. (istimewa)

KARANGANYAR, AYOSEMARANG.COM — Selama ini masih terjadi kesenjangan antara sumber daya manusia (SDM) lulusan perguruan tinggi (PT) dengan dunia perbankan. Khususnya di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Sehingga pengenalan dan pelatihan yang diberikan BPR kepada para lulusan yang menjadi calon pegawai memakan waktu lama. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, Perhimpunan BPR Indonesia (Perbarindo) Jawa Tengah (Jateng) menggandeng perguruan tinggi untuk mengurangi kesenjangan yang terjadi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbarindo Jateng, Dadi Sumarsana, mengatakan pengenalan BPR sudah harus diberikan sejak mahasiswa masih menimba ilmu di kampus.

“Saat ini dalam perekrutan calon pegawai, BPR masih memberikan pengenalan, pelatihan atau training yang lebih panjang. Ini karena mereka [para lulusan kampus] tak kenal BPR. Contohnya pada akuntansi, akuntansi BPR ini tidak sama dengan bank umum,” ujarnya di sela Diskusi Sinergitas Perbarindo dan Universitas Dalam Rangka BPR-BPRS Go To Campus, Rabu 18 Mei 2022 di Nava Hotel Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Baca Juga: JADWAL Timnas U23 Indonesia vs Malaysia SEA Games 2022, Perebutan Medali Perunggu Sepakbola

Dalam diskusi tersebut dihadirkan para narasumber
Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto. Ia memaparkan tentang program kebijakan pengembangan SDM BPR BPRS kedepan. Sementara Budi joyo Santoso dari learning centre LPS siap dengan materi pentingnya mengenal tugas dan peran LPS. Kemudian OJK KR 3 Dyah Kristina Puguh menyampaikan program-program edukasi literasi tentang OJK yang berkelanjutan.

"Kegiatan disosialisasikan kepada masyarakat diantaranya para mahasiswa, yang ditanggapi positif oleh para Rektor yang hadir," ujar Dadi dalam keterangannya, Jumat 20 Mei 2020.

Oleh sebab itu, Perbarindo menggandeng pihak kampus untuk berbagi tentang keilmuan BPR sejak dini untuk mempersiapkan SDM yang siap pakai.

“SDM yang new entrance atau SDM yang baru-baru lulus diharapkan sudah mengerti BPR, sehingga ketika diadakan seleksi perekrutan mereka bisa lolos dan siap kerja. Di situasi ekonomi yang sedang bangkit ini juga tentunya butuh SDM-SDM milenial yang mengerti teknologi, dan sebagainya,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X