Jadi Pilot Projet Kawasan Kuliner Halal, UKM Kampung Kauman Solo Dapat Pelatihan

- Senin, 1 Agustus 2022 | 11:29 WIB
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka membuka Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Syariah di Solia Hotel Yosodipuro, Solo. (dok MES)
Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka membuka Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Syariah di Solia Hotel Yosodipuro, Solo. (dok MES)

 

SOLO, AYOSEMARANG.COM - Kampung Kauman Solo telah dicanangkan sebagai pilot project pengembangan kawasan kuliner halal berbasis budaya dan komunitas. Pengembangan ekosistem kawasan kuliner halal di Kampung Kauman Solo diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM di Solo yang saat ini menurut Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah mencapai 17.965 UMKM.

Dalam rangka penguatan daya saing dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam ekosistem kawasan kuliner halal tersebut, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bekerja sama dengan Bank Indonesia Solo didukung oleh Jamkrindo Syariah serta mitra strategis lainnya menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas UMKM Syariah di Solia Hotel Yosodipuro, Solo, belum lama ini. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo mengatakan bahwa program pengembangan kawasan kuliner halal di Kampung Kauman Solo dilakukan secara berjamaah dan diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi upaya penguatan kapasitas pelaku UMKM di Solo.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 39 Dibuka, 12 Golongan Ini Bisa Lolos Seleksi, Kamu Termasuk?

“Program ini menjadi penggerak bagi penguatan kapasitas UMKM di Solo. Kita harapkan juga program ini dapat menjadi piloting bagi pengembangan program yang serupa di daerah lainnya, mari secara berjamaah kita sukseskan program ini” ujar Joko.

Lebih lajut, Joko mengatakan bahwa keberhasilan dari program ini akan menjadi langkah positif untuk menunjukan bahwa produk kuliner halal yang didukung oleh satu ekosistem berbasis komunitas dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Solo.

Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Jamkrindo Syariah, Endang Sri Winarni mengatakan bahwa Solo merupakan salah satu kota yang memiliki kekayaan budaya termasuk didalamnya kuliner yang memiliki kekhasan dengan cita rasa yang mudah diterima oleh berbagai kalangan. Sehingga, menurutnya hal ini menjadi potensi yang patut untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Program workshop peningkatan kapasitas usaha, menurut Endang dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM di Kota Solo yang akan berimplikasi pada meningkatnya transaksi perdagangan pelaku UMKM di Solo. Dengan demikian tidak hanya berdampak pada perekonomian daerah tetapi juga perekonomian nasional.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, kompetensi dari rekan-rekan pelaku UMKM akan menjadi lebih baik lagi sehingga dapat mendorong perekonomian di Kota Solo, bahkan di nasional, karena terdapat peningkatan kesejahateraan ekonomi,” lanjut Endang.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga BBM Turun 1 Desember? Pertamina Bilang Begini

Sabtu, 26 November 2022 | 08:20 WIB
X