Program Baktiku Negeriku Bersama Telkomsel Digital Food Ecosystem Wujudkan Digitalisasi Petani

- Jumat, 23 September 2022 | 17:25 WIB
Program Baktiku Negeriku Bersama Telkomsel Digital Food Ecosystem Wujudkan Digitalisasi Petani melalui Pengunaan Teknologi IoT untuk Pertanian Presisi. (Dok Telkomsel)
Program Baktiku Negeriku Bersama Telkomsel Digital Food Ecosystem Wujudkan Digitalisasi Petani melalui Pengunaan Teknologi IoT untuk Pertanian Presisi. (Dok Telkomsel)

KARANGANYAR, AYOSEMARANG.COM – Telkomsel melalui program Baktiku Negeriku mendukung pembangunan Indonesia melalui teknologi dan konsisten menghadirkan program-program berbasis digital hingga ke wilayah pelosok.

Pada tahun ini program Baktiku Negeriku menitik beratkan pada sektor pertanian dengan metode pertanian presisi yang merupakan sistem pertanian dengan input menggunakan teknik dan teknologi yang tepat untuk mengurangi masalah pemborosan sumber daya.

Penerapan internet of things (iot) pada sektor pertanian presisi menjadi gagasan baru yang harus dikembangkan dan tepat untuk direalisasikan di sektor pertanian melalui sebuah platform pertanian yang dimiliki yaitu Telkomsel Digital Food Ecosystem (DFE).

Baca Juga: Bukan Rio Haryanto, Calon Suami Larissa Chou Dibocorkan Hanny Kristianto

Telkomse DFE merupakan platform yang berfokus menjembatani teknologi yang memungkinkan praktik pertanian pintar melalui pertanian presisi, digitalisasi, data berbasis analitik, dan traceability untuk meningkatkan prodiktivitas , sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani , membuka transparansi pasar rantai pasokan dan akses layanan keuangan.

Bertempat di GOR Desa Jati, Jaten, Karanganyar Telkomsel menggelar pelatihan dan demo pertanian dengan teknologi Internet of Things (IoT) dengan menghadirkan Head of Business and Growth Digital Food Ecosystem Telkomsel, Maureen Imelda dan Pendiri Pendawa Kecana Multi Farm Gembong Danudiningrat yang diikuti oleh ratusan petani dan jajaran pemerintah setempat, Jumat 23 September 2022.

General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel, Andry P Santoso mengatakan, pihaknya memberikan penyediaan digital center, pelatihan bagi para petani, serta bantuan teknologi IoT dibidang pertanian berupa pengujian kesuburan, monitoring budidaya, pengamatan kesehatan tanaman serta penyiraman pupuk menggunakan drone. "Ini semua merupakan salah satu wujud kepedulian Telkomsel terhadap para petani untuk mendorong ketahanan pangan Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: VIRAL! LINK VIDEO Mulan Jameela Kritik Program Kompor Listrik, Sukses Wakili Suara Hati Emak-Emak

Pertanian presisi dengan memanfaatkan teknologi ini telah dilakukan di beberapa tempat seperti Sleman dan Demak, hasilnya bisa meningkatkan produktifitas lahan 4-7 %, menghemat biaya pupuk 50-90%, menghemat biaya tenaga 17% dan hemat waktu pengerjaan 96 %.”

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X