Berpihak pada Korban Revenge Porn

- Rabu, 17 November 2021 | 13:58 WIB
Niken Deva Nur Alissa, Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas PGRI Semarang. (dok pribadi)
Niken Deva Nur Alissa, Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas PGRI Semarang. (dok pribadi)


Kemajuan teknologi digital memberi pengaruh yang besar tehadap kehidupan remaja dan anak muda. Salah satu di antaranya ialah kebiasan swafoto dan foto bersama, baik untuk dokumentasi pribadi maupun untuk diunggah ke media sosial.


Saking terbiasanya berfoto, pada beberapa kasus ada pula yang kebablasan dan pada akhirnya berakibat buruk. Contohnya ialah pasangan muda-mudi yang terlibat hubungan asmara. Karena tidak bisa mengendalikan diri dan kurangnya pantauan orangtua, mereka berfoto dengan pose yang kurang etis.

Baca Juga: KLARIFIKASI Raditya Dika Soal Baliho Minta Maaf: Iya Kebetulan. . .

Ketika putus, disebar fotonya ke media sosial oleh mantan. Banyak kasus seperti itu terjadi, dan kebanyakan pihak perempuannya yang menjadi korban.

Korban revenge porn semacam itu justru mendapat cibiran dari masyarakat, padahal dia korban. “Yang nyebar cowok, tapi hukuman sosialnya yang kena perempuan. Hal semacam itu sungguh tidak adil bagi perempuan.

Baca Juga: Adab Bersin dan Menguap dalam Islam Sesuai Tuntunan Rasulullah

Revenge porn sendiri mengacu pada aktivitas balas dendam dengan cara ancaman, pemaksaan, dan intimidasi, melalui konten asusila, baik itu berupa video, foto, maupun rekaman suara. Ironisnya, kasus semacam ini justru dilakukan oleh orang yang pernah dekat dengan korban.

Baca Juga: Bacaan Doa Menjenguk Orang Sakit yang Diajarkan Rasulullah

Pemihakan kepada korban harus diutamakan. Jika tidak, korban akan semakin tertekan. Hal inilah yang membuat korban rata-rata tak berani speak up dan semakin trauma.***

Penulis: Niken Deva Nur Alissa, Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas PGRI Semarang.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mudik, Thomas Cup, dan Sea Games

Senin, 16 Mei 2022 | 19:23 WIB

Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis di Indonesia

Senin, 25 April 2022 | 19:43 WIB

Efisienkah Tilang Elektronik di Kota Solo?

Senin, 25 April 2022 | 19:30 WIB

Menyoal Kenaikan Harga Pertamax

Senin, 25 April 2022 | 13:59 WIB

PPN Naik Menjadi 11%, Tepatkah Kebijakan Ini?

Senin, 25 April 2022 | 12:43 WIB

Kripto Untuk Siapa?

Senin, 18 April 2022 | 11:26 WIB

Belajar Tanpa (Merasa) Digurui

Senin, 18 April 2022 | 11:05 WIB

Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Minggu, 17 April 2022 | 18:54 WIB

Tentang Daftar Pustaka

Minggu, 17 April 2022 | 18:43 WIB

Sejarah Singkat Ceng Beng Atau Ziarah Kubur

Kamis, 14 April 2022 | 15:45 WIB

Klitih dan Utopia Penegakan Hukum Pelaku Anak

Kamis, 7 April 2022 | 11:19 WIB

Menyikapi dan Mewaspadai Informasi

Minggu, 3 April 2022 | 20:56 WIB

Mencermati Perhelatan MotoGP Mandalika

Senin, 21 Maret 2022 | 19:12 WIB

Falsafah Menulis

Selasa, 8 Maret 2022 | 12:14 WIB
X