Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa

- Kamis, 6 Januari 2022 | 09:59 WIB
 Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Midden Sihombin saat Sosilisasi Pengadaan Barang/Jasa di Desa secara daring pada hari Rabu, 5 Januari 2022. (dok Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng .)
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Midden Sihombin saat Sosilisasi Pengadaan Barang/Jasa di Desa secara daring pada hari Rabu, 5 Januari 2022. (dok Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jateng .)


AYOSEMARANG.COM - Awal tahun 2022, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah langsung tancap gas dalam mendukung suksesnya pengelolaan Dana Desa. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan Sosilisasi Pengadaan Barang/Jasa di Desa yang dilakukan secara daring pada hari Rabu, 5 Januari 2022.

Acara dihadiri oleh para peserta dari pemerintah daerah Kab/Kota/Provinsi yang mengelola Dana Desa, para Kepala KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah serta narasumber dari Pengelola LPSE Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur.

Total peserta yang hadir dalam acara ini mencapai 1.500 an peserta dengan rincian peserta daring via zoom sebanyak 500 orang dan sebanyak 1.000 orang peserta mengikuti via youtube. Acara ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Midden Sihombing saat membuka acara menyampaikan beberapa hal. Diantaranya dengan diadakannya kegiatan sosialisasi PBJ Desa ini maka diharapkan para pengelola Dana Desa memliki persepsi yang sama tentang proses pelaksanaan PBJ Desa serta dari hasil pelaksanaan PBJ Desa nantinya akan diperoleh barang/jasa yang berkualitas sehingga memiliki nilai kemanfaatan yang optimal bagi masyarakat di desa.

Baca Juga: Buya Yahya Tanggapi Artis Adopsi Spirit Doll: Segera Bertaubat

Selanjutnya sambutan dari Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Tengah, Yuni Astuti mewakili Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan pengelolaan Dana Desa. Diantaranya berkaitan dengan prinsip pengadaan barang/jasa di desa yaitu efisien, efektif, transparan, terbuka, pemberdayaan masyarakat, gotong royong, bersaing, adil dan akuntabel.

Sembilan prinsip tersebut merupakan pedoman yang harus dipegang teguh oleh para pengelola pengadaan barang/jasa di desa, agar Dana Desa mampu memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat desa setempat.

Acara sosialisasi kali ini dipandu oleh moderator yakni Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Ahmad Heryawan dengan narasumber Bapak Christian Gamas selaku Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Muda Subkoordinat Pengelola LPSE Kab. Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam paparan materinya, narasumber mengupas tuntas tentang latar belakang yang menjadi pembeda antara pengadaan barang/jasa (PBJ) Desa dengan PBJ lainnya; bagaimana penerapan pengaturan PBJ Desa serta bagaimana pelaksanaan PBJ Desa.

Dalam penjelasannya, narasumber menyampaikan bahwa PBJ Desa diatur berbeda dengan PBJ lainnya karena PBJ Desa memiliki karakteristik tersendiri, diantaranya 1) PBJ Desa dalam pelaksanaannya didominasi oleh keterlibatan masyarakat desa sedangkan penyedia barang/jasa sifatnya hanya sebagai pelengkap saja; 2) barang/jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat desa bersifat lebih sederhana, sehingga pengaturannyapun sederhana, kualifikasi SDM yang diperlukan untuk melaksanakan PBJ pun juga sederhana; 3) menggunakan APBDesa yang system dan organisasi pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran dan keuangannya bersifat khusus.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemilik Frequensi dan Pelengkap Penderita

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:38 WIB

Di Balik Ego dan Kolektivitas Etnis

Kamis, 7 Juli 2022 | 11:08 WIB

Mudik, Thomas Cup, dan Sea Games

Senin, 16 Mei 2022 | 19:23 WIB

Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis di Indonesia

Senin, 25 April 2022 | 19:43 WIB

Efisienkah Tilang Elektronik di Kota Solo?

Senin, 25 April 2022 | 19:30 WIB

Menyoal Kenaikan Harga Pertamax

Senin, 25 April 2022 | 13:59 WIB

PPN Naik Menjadi 11%, Tepatkah Kebijakan Ini?

Senin, 25 April 2022 | 12:43 WIB

Kripto Untuk Siapa?

Senin, 18 April 2022 | 11:26 WIB
X