SMKN 10 Juarai Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Semarang

- Senin, 23 Mei 2022 | 12:22 WIB
Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Pelajar Kota Semarang yang memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Kota Semarang yang digelar di GOR Manunggal Jati, Sabtu - Minggu 21-22 Mei 2022.   (Dok)
Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Pelajar Kota Semarang yang memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Kota Semarang yang digelar di GOR Manunggal Jati, Sabtu - Minggu 21-22 Mei 2022.   (Dok)

 

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM-
SMK Negeri 10 Semarang meraih 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu dan berhak menyandang  Juara Umum 1 dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Pelajar Kota Semarang yang memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Kota Semarang yang digelar di GOR Manunggal Jati, Sabtu - Minggu 21-22 Mei 2022.  

Menempel ketat di tempat kedua adalah SMKN 1 Semarang yang meraih 1 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu menjadi Juara Umum 2. Sementara SMA PL Don Bosko menjadi Juara Umum 3 setelah mengantongi 1 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Kejuaraan yang diikuti 159 pesilat dari 81 sekolah itu juga menobatkan Muhammad Ramzi Putra Rasya dari SMAN 14 yang berlaga di Kelas E menjadi Pesilat Terbaik Putra. Ia harus bekerja keras dengan mengandalkan teknik guntingannya untuk menghentikan perlawanan Axel Muhammad Faza dari SMAN 1 yang memiliki tendangan solid.

Baca Juga: Kalah Uji Coba Lawan Arema FC, PSIS Semarang Langsung Evaluasi Kelemahan Tim

Pesilat Terbaik Putri digenggam Shyfa Nugraheni dari SMKN 4 yang turun Kelas B setelah mengalahkan Kaila Alifia Ilmi dari Madrasah Aliyah Askhabul Kahfi.

Kejuaraan pencak silat tingkat pelajar ini sempat mengalami kevakuman selama masa pandemi Covid-19. Kejuaraan pernah digelar namun hanya menampilkan nomor seni tunggal dengan peserta sangat terbatas. 

Oleh sebab itu ketika pandemi mulai surut dan masyarakat telah mendapatkan vaksi rata-rata dua kali; maka kejuaraan silat secara offline ini disambut gembira para pesilat, pelatih, maupun sekolah.

"Kami bersyukur akhirnya pencak silat bisa menggelar kejuaraan secara normal kembali, sama seperti sebelum pandemi Covid-19. Banyak pelajaran yang bisa kami ambil. Para siswa yang berlatih dapat membuktikan hasil latihannya, selain itu kerja sama dalam tim juga terpupuk. Lebih dari itu, siswa kami menjadi punya lebih banyak sahabat dengan siswa sekolah lain melalui pencak silat," kata Tri Widiyanto, guru pendamping pencak silat SMA PL Don Bosko.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X