Tepis sebagai Menara Gading, Unika Soegijapranata Gelar Festival Pengabdian Masyarakat

- Rabu, 29 Desember 2021 | 09:23 WIB
 Rektor Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto saat memberikan keterangan di sela-sela acara Festival Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (FPPM) di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa 28 Desember 2021. (arri widiarto/ayosemarang.com)
Rektor Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto saat memberikan keterangan di sela-sela acara Festival Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (FPPM) di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa 28 Desember 2021. (arri widiarto/ayosemarang.com)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata menggelar acara Festival Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (FPPM) bertajuk Anugerah Talenta “Talenta Unika Soegijapranata untuk Indonesia,”. Kegiatan digelar di Hotel Santika Premiere Semarang, Selasa 28 Desember 2021.

Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Dr Ferdinandus Hindiarto menjelaskan, FPPM merupakan acara puncak dari penelitan dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Unika Soegijapranata. ''Kesan perguruan tinggi sebagai menara gading memang masih melekat. Oleh sebab itu, perlu upaya nyata agar perguruan tinggi dapat membawa dampat kesejahteraan bagi masyarakat,'' ungkap Ferdinandus Hindiarto dalam jumpa pers di sela-sela acara FPPM.

Menurutnya perguruan tinggi memiliki tugas penting yakni menjadi motor penggerak perekonomian daerah sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah tersebut. Adapun festival yang digelar tersebut menjadiu salah satu satu bentuk nyata yang menjadi tugas dari Unika.


Baca Juga: NANTI MALAM! Link Live Streaming Final Piala AFF 2020 Indonesia vs Thailand Leg 1
''Tugas kami adalah mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyebarluaskan demi mewujudkan kebaikan manusia,'' jelasnya.
Ia memaparkan dalam upaya aplikasi keilmuan untuk kepentingan masyarakat ini ada dua cara. Pertama cara ilmiah yang disebarluaskan melalui publikasi jurnal ilmiah dimana kalangan akademisi bisa membaca hasil penelitian tersebut.

Kemudian cara kedua adalah hasil penelitian dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pengabdian nyata. ''Pada Festival Penelitian dan Pengabdian kali ini, Unika memilih riset yang memiliki inovasi dan implementatif di masyarakat.''

Ia memaparkan ada empat riset pengabdian masyarakat dan satu penelitian yang dihadirkan pada festival tersebut. Pertama yakni tentang penelitian dampak implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kedua pengabdian masyarakat terkait implementasi portal e-commerce edukatif warna alam untuk penguatan asosiasi profesi batik dan tenun.


Kemudian, terkait implementasi pengetahuan tradisional pada pendidikan dasar dan dokumentasi daerah di Ambon. Lalu peningkatan produksi jagung dengan inovasi pengering solar tunnel dryer untuk masyarakat Jatirejo Gunungpati Semarang.
Terakhir, terkait implementasi sistem tata kelola dan e-supply chain untuk peningkatan kapasitas perhutanan sosial.

Wakil Rektor Bidang Inovasi Riset dan Publikasi, Robertus Setiawan Aji Nugroho PhD, menuturkan, Unika berjanji akan semakin dekat dengan masyarakat melalui pengabdian.
"Sebetulnya, banyak penelitian dan pengabdian yang dilakukan Unika. Namun, kami memilih lima penelitian yang implementatif dan bisa dilakukan secara kontinyu dan angsung berimplikasi kepada masyarakat," paparnya.

Baca Juga: Daftar Aplikasi Edit Background Foto Terbaik, Simpel dan Mudah Digunakan

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unika Soegijapranata, Dr Yustina Trihoni Nalesti Dewi menambahkan, pihaknya ingin semua pembelajaran dan penelitian yang dilakukan Unika kembali ke masyarakat dalam bentuk pengabdian.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBSI UPGRIS Gelar Enam Pementasan Drama

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:04 WIB

5 Keuntungan Siswa Jika Lolos SNMPTN 2022

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:21 WIB
X