Yamaha NMax

Mahasiswa UNDIP Bantu Tingkatkan Produktivitas Warga Tutup melalui PKK

  Selasa, 29 Januari 2019   M Naufal Hafiz
Mahasiswa UNDIP dan PKK Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, yang melakukan pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu PKK di Balai Desa Tutup, Minggu (27/1/2019).

Tim KKN Tematik UNDIP Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui ibu-ibu PKK di Balai Desa Tutup, Minggu (27/1/2019).

Pelatihan yang diselenggarakan yaitu pelatihan pembuatan Hand Sanitizer dari pelepah pisang, pembuatan sabun dari minyak jelantah, dan pembuatan pestisida dari bumbu-bumbu dapur.

Partisipasi cukup banyak. Mereka antusias memperhatikan, aktif bertanya, dan mencoba produk-produk yang dihasilkan.

Sebelumnya, telah dilakukan pelatihan dan pemberdayaan kelompok tani yang dilaksanakan, Jumat (25/1/2019). Pelatihan yang diselenggarakan yaitu pembuatan pupuk kompos dan pakan ternak dengan metode fermentasi anaerob serta pembuatan pupuk cair dari sisa air cucian beras.

AYO BACA : Selamat dari Tsunami, 25 Mahasiswa Undip Dipulangkan

Harapan dari Tim KKN Tematik UNDIP Desa Tutup sendiri yaitu meningkatnya produktivitas dan meringankan beban perekonomian dalam masyarakat, “Tujuan dari diterjunkannya Tim KKN Tematik Undip ini yaitu untuk mengembangkan potensi desa serta dapat meringankan sedikit beban perekonomian yang ada dalam masyarakat melalui pelatihan–pelatihan yang ada. Dengan diadakannya pelatihan dan sosialisasi diharapkan dapat menambah wawasan dan motivasi untuk mengembangkan suatu usaha,” ungkap Agum selaku Koordinator Tim KKN Desa Tutup.

Di sisi lain, ketua PKK Desa Tutup mengaku antusias warga sangat tinggi. “Antusias warga sangat tinggi karena di acara tersebut ibu-ibu diberikan berbagai resep dan cara pembuatan  hand sanitizer dari pelepah pisang, pembuatan sabun dari minyak jelantah, dan pembuatan pestisida dari bumbu dapur, ibu-ibu sangat aktif dan antusias bertanya dan langsung ikut terlibat dalam proses pembuatan,” ujarnya

Selain itu, bapak–bapak kelompok tani juga sangat antusias ketika mengetahui sisa rumput dan jerami dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Selama ini jerami hanya terbuang sia-sia. Mereka baru mengetahui fermentasi jerami dan sisa rumput dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang bermanfaat meningkatkan nilai gizi dan daya cerna pakan, mengurangi limbah organic, dan dapat mengurangi pengeluaran ekonomi yang ada.

AYO BACA : KKN Tematik Undip Latih Ibu-Ibu PKK Berwirausaha

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar