Phapros Kembangkan Alat Deteksi Dini Kanker Serviks

  Senin, 11 Februari 2019   Arie Widiarto
Proses produksi di PT Phapros Jalan Simongan, Semarang, Senin (11/2/2019). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com).

SEMARANG BARAT, AYOSEMARANG.COM—PT Phapros Tbk anak perusahaan PT RNI (Persero) yang bergerak di industri farmasi dan alat kesehatan menggandeng LIPI untuk mengembangkan alat deteksi dini kanker serviks yang menggunakan darah dan urine sebagai sampelnya.

“Banyak pasien kanker serviks yang datang ke rumah sakit sudah dengan stadium lanjut karena enggan melakukan screening dengan pap smear yang membuat mereka merasa kurang nyaman. Untuk itu, kami menggandeng LIPI untuk mengembangkan diagnostic kit kanker serviks yang bisa membuat perempuan nyaman melakukan screening,” ujar  Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami dalam siaran pers, Senin (11/2/2019).

Selain itu, menurutya, Human Papiloma Virus (HPV) yang merupakan penyebab kanker serviks tidak hanya ditemui pada penderita kanker serviks, tapi juga pada penderita kanker lain seperti kanker usus atau paru–paru. Itu artinya HPV bisa menyebar ke semua organ vital melalui peredaran darah sehingga dibutuhkan sebuah alat deteksi dini kanker yang menggunakan darah sebagai salah satu sampelnya.

Wanita yang akrab disapa Emmy itu juga menuturkan kerja sama yang dilakukan dengan LIPI ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6/2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.

Alat deteksi dini atau diagnostic kit kanker serviks yang dikembangkan emiten berkode saham PEHA bersama LIPI tersebut merupakan penemuan dari Sukma Nuswantara, seorang peneliti LIPI dan ke depannya akan segera diuji klinis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar