Yamaha NMax

Joget Bareng Goyang Semarangan Diikuti 15.000 Peserta

  Senin, 15 April 2019   Afri Rismoko
Sekda Kota Semarang, Agus Riyanto. (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM--Memperingati Hari Jadi ke-472 Tahun, Pemerintah Kota Semarang akan menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan hari jadi tersebut. Tepat di 2 Mei 2019 nanti, serangkaian acara akan digelar khusus dengan melibatkan warga masyarakat Kota Semarang.

Kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT, kemudian dilanjutkan dengan lomba Tari Semarang Hebat dan ditutup dengan Joget Bareng Tari Semarangan diiringi musik Goyang Semarangan bakal menjadi rangkaian kegiatan peringatan yang lain dari pada lain. Karena akan dicatatkan dalam Leprid sebagai joget bareng Tari Semarangan dengan peserta terbanyak sekitar 14.000 orang.

“Yang berbeda pada acara kali ini saat upacara dan kegiatan tersebut tidak di halaman Kantor Wali Kota Semarang, tapi di Jalan Pemuda. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tampil dalam kegiatan tersebut,” ujar Ketua Panita HUT Kota Semarang ke-472, Agus Riyanto, Senin (15/4/2019).

Agus menerangkan, para peserta upacara, dan Joget Bareng Semarangan akan mengenakan baju Semarangan lengkap kecuali TNI dan Polri. Perempuan memakai baju encim warna putih bawahan kain batik semarangan selendang merah. Sedangkan laki-laki memakai bajo koko warna putih bawahan celana hitam dililit kain batik Semarangan dan selendang merah.

“Acaranya nanti akan selesai sekitar pukul 09.00. Kami mengimbau agar selama pelaksanaan acara tersebut mencari jalur alternatif lain. Kami data secara resmi peserta sementara ini dari elemen karang taruna, PKK,  pelajar,” imbuhnya.

Untuk kostum lomba Tari Semarang Hebat peserta perempuan menggunakan baju encim warna merah bawahan kain Semarangan selendang merah. Sedangkan konstum laki-laki menggunakan baju koko warna merah celana merah dililit kain Batik Semarangan dan memakai iket.

“Untuk latihan sebetulnya kita sudah sosialisasi sejak seminggu yang lalu. Latihan sudah kita lakukan, Jumat (12/4/2019) di TBRS, selain itu juga disiapkan instruktur yang siap dihubungi untuk berlatih,” tandas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Indriyasari.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan HUT Kota Semarang bukan ulang tahunnya Pemerintah Kota Semarang saja. Melainkan adalah ulang tahun milik seluruh warga Kota Semarang. Maka dari itu, pihaknya melibatkan warga masyarakat dalam perayaan hari jadi Kota Semarang ini.

“Hari Jadi Kota Semarang adalah dari, oleh dan untuk masyarakat. Sama halnya joged bareng Tari Semarangan yang harapannya dapat menjadi media untuk menjalin persatuan dan kesatuan. Serta memperkenalkan kesenian lokal Kota Semarang kepada warga masyarakat,” tandasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar