Yamaha NMax

Kunjungan Wisatawan ke Jateng Naik 40 Persen

  Selasa, 11 Juni 2019   Afri Rismoko
Ribuan wisatawan memadati Goa Kreo dan Waduk Jatibarang salah satu objek wisata alam di Kota Semarang libur Lebaran 2019. (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

GAJAHMUNGKUR, AYOSEMARANG.COM—Sejumlah objek wisata unggulan di Jawa Tengah mengalami kenaikan kunjungan pada libur Lebaran tahun ini. Hal tersebut tidak terlepas dari proyek infrastruktur serta pengelolaan destinasi wisata yang baik di kabupaten dan kota provinsi Jateng.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinung Nugroho Rahmadi mengatakan, dari pantauan di lapangan serta laporan dari sejumlah pengelola objek wisata, peningkatan kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini mencapai 40 persen dibanding hari biasa dan akhir pekan. Peningkatan itu cukup fantastis dan melampaui prediksi awal.

"Sebelum Lebaran kami memprediksikan kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Jateng naik 25 persen. Tapi ternyata dari pantauan dan laporan yang masuk sementara ini, kenaikan di masing-masing objek wisata di Jateng mencapai 40 persen," kata Sinung, Selasa (11/6/2019).

Ditanya soal angka pasti, Sinung mengatakan, angka kunjungan wisatawan itu belum muncul saat ini. Untuk data riil jumlah kunjungan di sejumlah destinasi wisata Jateng, biasanya dilakukan pada akhir tahun.

AYO BACA : Libur Lebaran, 7 Wisata Desa Ini Menarik untuk Dikunjungi

"Terkait kenaikan 40 persen itu berdasarkan pantauan kami serta laporan dari sejumlah pengelola objek wisata. Misalnya di hari biasa atau weekend kunjungan wisatawan 1.000 orang, pada libur Lebaran kemarin bisa mencapai 1.400 orang per hari," terangnya.

Bahkan, sejumlah titik melebihi angka tersebut. Misalnya di Goa Kreo dan Jatibarang pengunjung libur lebaran menyentuh angka 4.314 pengunjung serta Semarang Zoo dikunjungi sekitar 12.000 orang dalam waktu satu hari di puncak masa liburan tersebut.

Sinung menerangkan, destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi adalah wisata alam. Di sejumlah lokasi seperti Solo, Wonosobo, Tegal, Magelang, Banyumas, Jepara, Tegal, Semarang dan daerah lain, destinasi wisata alam menjadi yang paling banyak dikunjungi.

"Soalnya sekarang ini sudah menjadi trend, bahwa masyarakat lebih senang kembali ke alam. Sehingga obyek wisata alam seperti dataran tinggi, pegunungan, air terjun, sungai, pantai, danau dan lainnya menjadi lokasi favorit untuk berkumpul bersama keluarga," imbuhnya.

AYO BACA : Ratusan Ribu Wisatawan Kunjungi Gunung Kidul

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan itu, lanjut Sinung, menjadi prestasi tersendiri. Semua itu tidak terlepas dari upaya Pemprov Jateng melakukan penataan destinasi wisata agar selain bagus, namun juga aman dan nyaman bagi wisatawan.

Meski begitu, masih ada bahan evaluasi dari meningkatnya kunjungan wisata pada libur lebaran tahun ini. Evaluasi tersebut terjadi dengan adanya komplain dari sejumlah wisatawan terkait tarif di beberapa lokasi wisata yang mahal, baik tarif tiket maupun kuliner serta parkir 

"Padahal saya sudah mewanti-wanti pengelola wisata dan para pedagang kuliner untuk tidak ngepruk atau menaikkan tarif terlalu tinggi. Naik boleh asal wajar dan pantas. Sudah ada laporan beberapa yang masuk ke saya terkait adanya tarif yang ngepruk, makanya langsung kami tindak," ucapnya.

Sinung menerangkan, kasus yang paling mencolok pada libur lebaran tahun ini adalah adanya salah satu pedagang kuliner yang menerapkan tarif terlalu tinggi pada konsumennya. Kepada pedagang itu, pihaknya sudah mengambil tindakan berupa peringatan dan edukasi.

"Sudah kita ingatkan dan diberikan edukasi. Bahkan kami mengatakan akan ada sanksi kalau nekat mengulanginya lagi. Ke depan kami akan komunikasi dengan sejumlah paguyuban kuliner di seluruh Indonesia untuk bisa bersama mendukung pariwisata di Jateng," pungkasnya.

AYO BACA : Tarif Parkir Meroket Bisa Coreng Wisata Kota Semarang

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar