Yamaha Aerox

UPGRIS Bekali Peserta Magang dengan Literasi Digital

  Selasa, 25 Juni 2019   Arie Widiarto
Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH MHum menyampaikan paparan kepada peserta pembekalan magang 3 di Balairung Kampus tersebut di Jl Sidodadi, Semarang, Selasa (25/6/2019). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG TIMUR, AYOSEMARANG.COM--Sebanyak 1.739 mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) dari berbagai program studi mengikuti pembekalan magang 3 di Balairung Kampus tersebut di Jl Sidodadi, Semarang, Selasa (25/6/2019). 

Pada pembekalan ini, ada materi baru yang disampaikkan yakni terkait literasi digital dan pemanfatan teknologi informasi saat para mahasiswa praktik magang di sekolah yang sudah ditentukan.

Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH Mhum usai membuka pembekalan menyatakan, materi literasi digital maupun penguasaan teknologi informasi diberikan karena saat ini hampir semua sekolah menggunakan teknologi dalam proses belajar mengajarnya. Selain itu, mahasiswa juga diberi pelatihan tentang bagaimana menyampaikan mengenai literasi digital kepada para siswa.

''Melalui pembekalan ini mahasiswa calon guru ini diharapkan dapat menjalankan peran dan fungsinya di era Revolusi Industri 4.0. Selain itu, akan lahir guru yang profesional dan tidak ketinggalan perkembangan teknologi di era modern saat ini,'' tegas Muhdi yang juga pemerhati dunia pendidikan di Jateng ini.

Menurutnya mahasiswa sebagai calon tenaga pengajar di era milineal ini harus menerapkan metode pengajaran yang disesuaikan dengan karakteristik anak zaman sekarang. Metode yang dimaksud adalah pengajaran model abad 21. 

''Metode pengajaran model abad 21 ini menjadi tantangan setiap tenaga pengajar harus kreatif, inovatif menghadapi anak-anak yang telah familiar dengan  gawai,'' ungkap dia.

Muhdi menambahkan jika di era tahun 80-an model pembelajaran hanya berfokus pada guru, kini tidak mungkin diterapkan. Sebab, dengan era teknologi informasi seperti sekarang ini, nantinya para siswa bisa mencari sumber lain melalui internet. 

''Di sinilah para mahasiswa yang juga calon guru ini perlu menyesuaikan diri, miliki kreativitas agar proses belajar mengajar menjadi menyenangkan,'' paparnya.

Sementara itu, dalam pembekalan yang berlangsung selama dua hari tersebut  diisi dengan penyampaikan materi dari Kasi PTK Diksus dan Kebudayaan Provinsi Jateng Sutopo tentang penyiapan guru berkarakter di era revolusi industri 4.0. Kemudian Wakil Rektor I UPGRIS Sri Suciati yang menyampaikan materi tentang guru yang inspiratif. 

Selanjutnya  Kepala Pusat Kurikulum dan PPL UPGRIS Wiyaka menyampaikan soal etika dan penggunaan media sosial di sekolah. 
Dalam kesempatan ini sejumlah kepala sekolah juga ikut memberikan pembekalan.

''Rencananya para mahasiswa akan diterjunkan pada Juli- September 2019 di berbagai sekolah mulai PAUD sampai SLTA di 9 kota/kabupaten di Jawa Tengah,'' jelas Muhdi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar