Gelar Desa Wisata, Kebuman Terbaik, Semarang Favorit

  Senin, 22 Juli 2019   Arie Widiarto
Kepala Bidang Destinasi Wisata Disporapar Jateng Prambudi menyerahkan kepada juara Gelar Desa Wisata di Lapangan Garnisun, Semarang, Minggu (21/7/2019). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM-- Kabupaten Kebumen menjadi juara 1 dalam acara Gelar Desa Wisata Jawa Tengah yang digelar di Lapangan Garnisun Kalisari Semarang, Sabtu-Minggu (20-21/7/2019). Dewan juri memilih Kebumen karena dianggap paling baik dalam mengelola desa wisata.

Purbalingga menempati posisi kedua, disusul Klaten. Sementara Kota Semarang meraih juara favorit.

Penilaian mencakup pengelolaan seperti kelembagaan, surat keputusan desa wisata, aparatur, pengelolaan objek wisata, kuliner, apresiasi terhadap seni dan budaya, serta penataan stan.

AYO BACA : https://www.ayosemarang.com/read/2019/07/22/40942/kemah-budaya-diharapkan-jadi-ruang-berkolaborasi

\"Sebenarnya ini bukan kompetisi adu desa wisata. Para pengelola desa wisata termotivasi dan memiliki keinginan untuk lebih baik lagi, apalagi ada pernyataan Gubernur Ganjar Pranowo yang berencana memberikan anggaran stimulan untuk pengembangan desa wisata secara berjenjang mulai Rp 100 juta hingga Rp 1 miliar,\" ucap Kepala Bidang Destinasi Wisata Disporapar Jateng Prambudi di sela penutupan Gelar Desa Wisata di Semarang, Minggu (21/7/2019).

Para pemenang, berhak mendapatkan uang tunai untuk mengembangkan desa wisata masing-masing. \"Hadiah ini untuk modal mengembangkan desa wisata. Bukan yang lain,\" tegasnya.

Lebih lanjut, Pram menilai, kualitas penyelenggaraan Gelar Desa Wisata pada 2019, lebih baik jika dibandingkan dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, meskipun hanya diikuti oleh 31 kabupaten/kota.

AYO BACA : Pemain Muda Persib Puas Menang 1-0 dari PSIS

\"Secara kualitas, tahun ini lebih baik dari sebelumnya, dilihat dari keseriusan peserta dalam menata 'boothnya' dan atraksi yang mereka tampilkan,\" ujarnya.

Keempat daerah yang tidak ikut berpartisipasi pada Gelar Desa Wisata tahun ini karena pertimbangan teknis itu adalah Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Sragen.

Terkait penyelenggaraan Gelar Desa Wisata tahun depan, Disporapar Jateng akan menghadirkan pengelola desa wisata dari berbagai daerah dan masyarakat agar bisa langsung melakukan transaksi paket-paket wisata.

\"Tahun depan akan ada 'seller-buyer', pengelola desa wisata menawarkan paket-paket wisata yang ada di desa wisata masing-masing dan kami mendorong mereka untuk mengelola dengan lebih baik lagi,\" tandasnya.

AYO BACA : Kemah Budaya Diharapkan Jadi Ruang Berkolaborasi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar