Hari Ini MK Putuskan Ketetapan 260 Perkara Sengketa Hasil Pileg

  Senin, 22 Juli 2019   Abdul Arif
Petugas disaksikan tim hukum memeriksa berkas-berkas dan dokumen dugaan sengketa hasil Pemilu Legislatif di gedung MK, Jakarta, Kamis (11/7/2019). Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan sengketa hasil Pileg 2019 pada 9-12 Juli 2019 untuk 260 perkara meliputi sejumlah daerah pada sidang sengketa PHPU Pileg 2019 ANTARA FOTO/Reno Esnir/hp.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM--Hari ini Senin (22/7/2019), Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang. Sidang kali ini merupakan pengucapan putusan sela serta ketetapan atas 260 perkara sengketa hasil Pileg 2019 untuk mengetahui apakah perkara tersebut dapat dilanjutkan atau tidak.

\"Senin (22/7/2019) ini agenda sidang di MK adalah pengucapan putusan atau ketetapan untuk seluruh (260) perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019,\" ujar Kepala Bagian Humas dan Hubungan Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono di Gedung MK Jakarta, Senin (22/7/2019).

AYO BACA : Hakim MK Ingatkan Pemohon Sidang Sengketa Pileg Pahami Petitum

Kendati demikian hal itu tidak berarti bahwa seluruh pemeriksaan persidangan telah selesai, karena persidangan masih akan tetap dilanjutkan untuk perkara PHPU yang belum diputus pada Senin (22/7/2019).

\"Semua pemohon dan para pihak yang berperkara dari 260 perkara PHPU ini dipanggil sidang untuk mengetahui perkara mana yang akan lanjut dan tidak lanjut pemeriksaannya,\" jelas Fajar.

AYO BACA : SIMAK UI 2019, Prodi Ilmu Hukum Paling Diminati

Perkara yang dilanjutkan akan kembali diperiksa pada tahap sidang pembuktian yang rencananya akan digelar pada Selasa (23/7/2019), kata Fajar.

\"Kenapa semua dipanggil, karena kalau yang dipanggil hanya yang perkara yang lanjut atau tidak, itu menjadi tidak adil,\" tambah Fajar.

Sebelumnya MK menggelar sidang pendahuluan, kemudian dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan KPU, pihak terkait, dan Bawaslu untuk 260 perkara PHPU Legislatif 2019 pada Selasa (9/7/2019) hingga Kamis (18/7/2019).

Persidangan untuk perkara PHPU Legislatif ini terbagi dalam tiga ruang sidang panel, yang masing-masing panel harus disidangkan oleh hakim konstitusi yang merupakan keterwakilan dari Mahkamah Agung, Pemerintah, dan DPR.

Namun untuk pembacaan putusan dan ketetapan, sidang akan dilakukan secara pleno atau dihadiri oleh sembilan orang hakim konstitusi.

AYO BACA : 12.322 Mahasiswa Ikuti Seleksi Mandiri di Unnes

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar