Aksi Iran Sita Kapal Tanker Inggris Dapat Kecaman

  Senin, 22 Juli 2019   Abdul Arif
Pengawal Revolusi Iran (IRGC) pada Jumat mengatakan Iran telah menyita tanker minyak berbendera Inggris di Teluk setelah Inggris terlebih dahulu menyita tanker Iran awal Juli ini. (marinetraffic.com)

KAIRO, AYOSEMARANG.COM--Menteri Urusan Luar Negeri Arab Saudi, Minggu (21/7/2019) mengecam penyitaan tanker berbendera Inggris oleh Iran di Selat Hormuz. 

AYO BACA : Kapal Barang Korea Diserang Perompak di Dekat Selat Singapura

\"Setiap serangan terhadap kebebasan navigasi merupakan pelanggaran hukum internasional,\" cuit Adel Aljubeir di Twitter.

AYO BACA : Trump Belum Akan Beri Sanksi bagi Turki Saat Ini

Adel meminta Iran menyadari bahwa aksinya mencegah kapal-kapal, termasuk yang terbaru tanker Inggris, benar-benar tak dapat diterima. \"Komunitas dunia harus mengambil tindakan untuk mencegah aksi seperti itu,\" tambahnya.

Iran pada Jumat mengaku telah menyita tanker Stena Impero milik Inggris, yang hendak menuju salah satu pelabuhan di Arab Saudi dan tiba-tiba berubah arah setelah melintasi selat di pintu masuk Teluk.

Selain dari Arab Saudi, aksi Iran juga mendapat tanggapan Kuwait. Kuwait juga menegaskan bahwa \"kelanjutan aksi semacam itu dapat meningkatkan ketegangan, membongkar keselamatan maritim terhadap ancaman langsung, yang mengharuskan komunitas internasional menggencarkan upayanya untuk mengatasi eskalasi tersebut.\"

Kuwait meminta semua pihak untuk menahan diri dan menghormati hukum maritim internasional guna memastikan keamanan maritim di kawasan tersebut.

AYO BACA : Tembakau Gorila Beredar dalam Bentuk Rokok di Kudus

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar