Pemkab Batang dan PTPN IX Sepakati Pembangunan TOD di Jalan Tol

  Selasa, 13 Agustus 2019   Abdul Arif
Bupati Wihaji beraudensi dengan Direktut PTPN IX di Kantor Bupati Senin (12/8/2019). (Dwi Ariadi/ ayobatang.com)

BATANG, AYOSEMARANG.COM-- Rencana pembangunan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) di Jalan Tol Km 369, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih masih menunggu  Memorandum of Understanding (MoU) tripartit.
\n 
\nPemkab sudah melaksanakan MoU dengan PTPN IX selaku pemilik tanah, dalam waktu dekat pula kita undang Kementerian PUPR, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Badan Usaha Jalan Tol ( BUJT) sebagai langkah awal tindak lanjut untuk segera dieksekusi, kata Bupati Wihaji usai audensi dengan Direktut PTPN IX di Kantor Bupati, Senin (12/8/2019).
\n 
\nDikatakan, konsep TOD tidak hanya sebagai rest area tapi menggabungkan antara tempat istirahat, wisata dan UMKM  terintegrasi menjadi kota baru. 
\nKonsep tersebut merupakan keseriusan Pemkab dalam memfasilitasi pelaku usaha terdampak jalan tol.
\n 
\nPasalnya, ada  ratusan UMKM  yang berada di jalan pantura mengalami penurunan omzet  yang sangat drastis. 

Wihaji juga menjelaskan,  TOD masih dalam konsep karena masih menunggu perubahan RTRW, yang selanjutnya MoU dengan tripartit setelah itu baru pelaksanaan pembangunannya.

AYO BACA : Kota Lama Semarang Diminta Contoh Kota Lama Rusia

Pembangunan TOD tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan oleh investor  maupun BUMN, dan juga bisa dilaksanakan oleh dua - duanya namun harus sesuai regulasi, jelas Wihaji. 

Sementara itu,  Direktur PTPN 9 Iryanto Hotagaol mengatakan, kerjasama pemkab dengan PTPN IX sudah sesuai regulasi.

AYO BACA : BPBD Jateng Nyatakan Kekeringan di Jateng Masih Bisa Diatasi

Kita tinggal melanjutkan rencana di lapangan untuk segera eksekusi. Lahan PTPN yang digunakan seluas 157 hektare, dan melalui penjelasan bupati kita segara mengeksekusi titik yang sudah disepakati, kita start rest area, jelas Iryanto Hotagaol. 

Direkrur PT PN juga berharap MoU tripartit tahun ini bisa dilaksanakan, sehingga tahun 2020 depan sudah wujudnya TOD. 

Saya harap MoU yang sudah kita sepakati, Pemkab Batang bisa mengeluarkan aturan yang mendukung rencana pengembangan lahan untuk peningkatan simpul ekonomi baru bagi masyarakat terdampak jalan tol, jelasnya.

AYO BACA : Ganjar Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Penduduk 2020

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar