Kue Pancong, Jajanan Tradisional yang Asyik untuk Teman Nongkrong

  Kamis, 05 September 2019   Abdul Arif
Kue pancong sajian andalan warung Parjo cabang Gondang, Tembalang. (Kadek Delia Arisani/Magang Ayosemarang.com)

TEMBALANG, AYOSEMARANG.COM-- Kue pancong merupakan salah satu jajanan tradisional masa kecil, terutama di daerah Betawi. Saat ini, perkembangan jajanan gerobak atau streetfood sudah mulai mengikuti kebutuhan zaman. Kue pancong adalah salah satunya.

Di Semarang, tepatnya di daerah Kampus Undip Tembalang, terdapat warung makan yang menghadirkan kue pancong sebagai salah satu menu yang asyik untuk menemani nongkrong. 

AYO BACA : Menikmati Pedas dan Gurih Kuliner Ikan Manyung

Adalah Parjo, warung pancong dan burjo yang menyajikan kue pancong sebagai salah satu menu andalan. Jika pada umumnya burjo hanya menjual olahan seperti nasi goreng, nasi gila, nasi omelet, orak-arik telur dan segala macam olahan mie instan dan bubur kacang hijau, warung burjo ini ada tambahan embel-embal pancong.

Berlokasi di sekitar kawasan kampus Undip-Tembalang, Parjo bisa menjadi alternatif tempat yang tepat untuk menunaikan lapar bagi mahasiswa. Di luar menu khas burjonya, Parjo menyajikan kue pancong dengan beragam toping yang menawan. 

AYO BACA : Brongkos Koyor dan Ayam Geprek, Sajian Pertengahan Tahun dari Pesona Hotel

“Sengaja pilih dekat kampus karena sasarannya mahasiswa dan pelajar yang pengin jajan. Ada lagi cabang di daerah Purwokerto dan Jakarta, semuanya pilih lokasi dekat kampus juga,” ujar Tujeng, manajer pengelola Parjo cabang Gondang, Tembalang, Kamis (5/9/2019).

Beda dengan jajanan masa kecil di mana pancong dibungkus dan dijual dengan gerobak, kue pancong di Parjo ini dijual dengan lebih elegan. Kue pancong bertransformasi menjadi menu yang mengikuti perkembangan zaman. Dimasak setengah matang dan disajikan dengan beragam toping pilihan membuat kue pancong menjadi jajanan tradisional yang lebih ‘segar’. 

Saat ini, Parjo Semarang sudah memiliki empat outlet yang terletak di jalan Gondang Timur-Tembalang, jalan Klentengsari-Banyumanik, jalan Krama-Mulawarman, dan satu lagi di daerah jalan Margasatwa-Gunungpati, Unnes. Parjo sengaja memilih lokasi di kawasan dekat kampus dengan menyajikan lokasi yang seru untuk mengerjakan tugas atau sekedar nongkrong karena tersedia wifi 24 jam.

Meskipun dengan sajian yang lebih elegan, kue pancong di Parjo masih dijual dengan harga yang ramah di kantong. Satu porsi kue pancong dijual dengan harga Rp 6.000 hingga Rp 10.000 sesuai dengan pilihan toping yang kita inginkan. 

Bahkan kemudahan lainnya, sekarang kue pancong di Parjo sudah tersedia di aplikasi ojek online seperti Go-jek dan Grab. Jadi, tertarik untuk mencobanya?

AYO BACA : Nostalgia Masa Kecil di Kampung Jajanan Kuno Semarang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar