RSJD Amino Gondohutomo, Terjunkan Tim Penyuluh Kesehatan Jiwa

  Rabu, 11 September 2019   Vedyana Ardyansah
Gapura RSJD Amino Gondohutomo. (Vedyana/Ayosemarang.com)

PEDURUNGAN, AYOSEMARANG.COM -- Sebagai langkah jemput bola, Rumah Sakit Jiwa Daerah Amino Gondohutomo, telah rutin menerjunkan tim penyuluh kesehatan jiwa ke berbagai desa yang ada di jalur Pantura.

"Kita punya banyak desa binaan di Demak, Pemalang sampai Salatiga. Di setiap lokasi, para kader kesehatan yang bekerjasama dengan anggota Posyandu rutin mengecek warga yang mengalami gangguan jiwa. Setelah itu, kita data ulang dan diobati secara bertahap," ujarnya, Rabu (11/9/2019).

AYO BACA : Wajah Baru Kota Lama Semarang Sempurnakan FKL 2019

Dalam kegiatan di kabupaten-kabupaten tersebut, petugas pun kerap mendata adanya puluhan penderita gangguan jiwa stadium berat. Paling banyak, ujarnya ditemukan di kabupaten Demak. 

"Penyakit gangguan jiwa muncul akibat banyak faktor.  Akan tetapi paling banyak biasanya masalah ekonomi. Seperti di PHK atau Gagal kerja," imbuhnya.

AYO BACA : Siap-siap ke Goa Kreo Bisa Naik BRT Trans Semarang

Ditanya jumlah pasien gangguan jiwa di RSJD Amino sendiri, Widhi menyebutkan ada sekitar 200an pasien. Semuanya masih terlayani dengan baik mengingat RSJD ada 150 perawat dan 11 Dokter.

"Kalau di sini Pasien usia Produktif dan Usia diatas 50 tahun kita pisahkan tempatnya. Untuk pasien gangguan jiwa usia produktif memang lebih banyak di sini," katanya.

Rumah Sakit juga mempunyai pelayanan berbasis aplikasi yang diberinama Sidewa. Aplikasi juga bisa diinstal dari perangkat berbasis Android. Diunduh melalui Play Store.

Langkah ini dilakukan, lantaran gangguan mental kini kian meluas. Tak lagi sekadar pengaruh masalah ekonomi, pengangguran, atau faktor keluarga.

AYO BACA : 42 KK Kelurahan Kembangsari Terancam Digusur

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar