Polisi Geledah Indekos di Solo Tempat Meracik Tembakau Gorila

  Rabu, 11 September 2019   Abdul Arif
Polisi satuan Narkoba Polresta Surakarta setelah melakukan penggeledahan dan menunjukkan barang bukti sekitar 5 kilogram tembakau gorila narkotika jenis baru di kamar no. 8 Indekos di Jalan Reksoniten No.1 Gajahan Solo, Rabu siang. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

SOLO, AYOSEMARANG.COM-- Satuan Narkoba Polres Kota Surakarta menggeledah sebuah indekos Kost Kosi di Jalan Reksoniten No 1 Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon Solo, Rabu (11/9/2019). Rumah tersebut diduga untuk meracik narkotika jenis baru tembakau gorila.

Polisi dalam penggeledahan di rumah indekos kamar nomor 1 dan 8 yang ditempati diduga pelaku berinisial AL (27) warga Cilegon Banten itu, dipimpin langsung oleh Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai.

Polisi dalam penggeledahan di indekos kamar no.1 dan 8 menemukan sejumlah barang bukti berupa tembakau gorila yang sedang proses produksi sebanyak sekitar 5 hingga 6 kilogram, beberapa paket sabu-sabu, dan daun ganja seberat 10 gram.

AYO BACA : Kinerja Kemahasiswaan UPGRIS Peringkat Empat di Jateng

Polisi setelah melakukan penggeledahan di dua kamar indekos tersebut langsung menyita dan membawa barang bukti bersama AL ke Polresta Surakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andy Rifai polisi sebelumnya melakukan penangkapan seorang warga berinisial AL warga Cilegon Banten di indekos Jalan Reksoniten No,1 Gajahan Solo, pada pukul 09.30 WIB.

Kami mengetahui dan menangkap AL karena ada informasi dari masyarakat. Kami kemudian melakukan penggeledahan di kamar indekos ini, pada siang hari ini, kata Andy Rifai.

AYO BACA : Sarjana Teknik Mesin Unnes Ini Sukses Jadi Petani Milenial

AL diduga pelaku yang meracik tembakau gorila untuk diedarkan, hal itu, ada barang bukti yang ditemukan di kamarnya. Selain itu, petugas juga menemukan beberapa paket sabu-sabu dan daun ganja.

AL diduga pelaku peracik tembakau Gorila yang ditemukan barang bukti seberat sekitar 5 kg, kemudian sabu-sabu dan dua paket ganja 10 gram, katanya.

Pengelola Indekos Kost Kosi Jalan Reksoniten No.1 Solo, Apri mengatakan AL menempati kamar nomor 1 dan 8 sudah tiga bulan ini. Dia mengaku seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta.

Menurut dia, AL selama menempati indekos Kost Kosi sering menerima paket yang dibungkus dengan dos, tetapi apa isinya tidak tahu. Paket yang diterima kadang-kadang sehari bisa sampai tiga hingga empat kali.

Polisi setelah menemukan barang bukti langsung menyita, dan bersama AL dibawa ke Polresta Surakarta untuk pengembangan agar dapat mengungkap apakah ada pelaku lainnya.

AYO BACA : JPU KPK: Romahurmuziy Terima Suap Rp 325 juta dan Rp 91,4 juta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar