Tiga PLTSa di Jateng Jadi Percontohan

  Rabu, 09 Oktober 2019   Afri Rismoko
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau pengolahan sampah di TPA Putri Cempo Solo, Rabu (9/10/2019). (Istimewa)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo semakin optimistis persoalan sampah di Jateng akan teratasi. Hal itu menyusul suksesnya berbagai program pengolahan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ganjar menerangkan, sampah di TPA Putri Cempo Solo, Rabu (9/10/2019) dibuat menjadi briket yang digunakan sebagai bahan dasar energi listrik. Menurutnya, meski baru prototype, namun PLTSa Putri Cempo sudah menunjukkan hasil memuaskan.

AYO BACA : Pemkot Semarang Buat Big Data Warga Miskin

“Saya melihat bagaimana proses pengolahan sampah di TPA Putri Cempo yang sudah berjalan dan sudah ada hasilnya. Mengolah sampah jadi briket, untuk bahan energi listrik. Ini masih kecil karena masih uji coba, nah pada tanggal 23 Oktober nanti, akan dilakukan groundbreaking proyek serupa dengan kapasitas listrik 5 Megawatt,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan dibangunnya PLTSa Putri Cempo lanjut Ganjar, maka nantinya sampah yang ada di lokasi ini akan diolah menjadi energi listrik. PLTSa Putri Cempo nantinya akan menyelesaikan tumpukan sampah yang lebih dari 1,6 juta ton itu dalam waktu tidak cukup lama.

AYO BACA : Berkunjung ke Taman Minimania Ditemani Para Minius Ceria

"Setidaknya sudah ada tiga lokasi pengolahan sampah di Jateng, yakni di Semarang menjadi gas metan, Cilacap menjadi briket dan di Solo ini menjadi energi listrik. Tiga contoh ini menjadi bukti, bahwa Jateng siap mengatasi problem sampah dan menuju waste to energy," terangnya.

Dia menerangkan, apa yang dilakukan di tiga lokasi ini, akan ditularkan di sejumlah daerah lain.

“Tinggal PR nya adalah siapa yang membeli ini. Maka kemarin Pak Presiden meminta PLN untuk membeli listrik dari olahan sampah. PLN tinggal membeli karena ini nonnegosiable dan single tarif, artinya satu dan tidak bisa ditawar, karena kita tidak menjual setrum, namun mengelola sampah. Memang kalau bicara ekonomi ini tidak menarik, tapi kita harus membereskan ini,” tandasnya.

AYO BACA : SSB Tugu Muda 09 Siap Bersaing di Turnamen Singapura

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar