Dugaan Kasus Pernikahan di Bawah Umur Kembali Diperkarakan, Syekh Puji Dipanggil Polda Jateng

- Selasa, 28 Maret 2023 | 19:48 WIB
Syekh Puji saat dipanggil Polda Jateng usai dugaan kasusnya kembali diperkarakan.  (Istimewa)
Syekh Puji saat dipanggil Polda Jateng usai dugaan kasusnya kembali diperkarakan. (Istimewa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Syekh Puji atau Pujiono Cahyo Widianto kembali dipanggil oleh polisi dalam hal ini Polda Jateng terkait dugaan pernikahan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, Selasa 28 Maret 2023.

Dugaan kasus Syekh Puji ini kembali diungkit oleh pelapor yang tidak terima kasus itu ditutup. Kasus tersebut sempat keluar Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) pada tanggal 15 Juni 2020.

Nihdora Cahya, putri Syekh Puji mengungkapkan jika bapaknya memenuhi pangilan terkait kasus 2019 sampai 2020.

Baca Juga: Siswi SD di Batang Jadi Korban Kekerasan Seksual Remaja 17 Tahun

"Kami ke sini memenuhi undangan Polda untuk melakukan gelar perkara khusus terkait kasus tahun 2019 sampai 2020," ujarnya.

Mengenai aduan ini putri Syekh Puji itu menilai polisi telah  menangani aduan secara profesional.

Menurutnga semua saksi telah diperiksa secara komprehensif. Hasilnya waktu itu,  tidak ada bukti.

"Kami kesini hanya ingin membawa keterangan saja. Yang terjadi seperti ini tidak ada pernikahan maupun kekerasan seksual," ucapnya.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Para Ahli dalam Membuat Burung Perkutut Peliharaannya Gacor Dor, Simak di Sini

Pihak keluarga Syekh Puji selepas perkara diberhentikan pernah mendapatkan masukan untuk melaporkan balik ke pihak pelapor.

Namun, terdapat banyak pertimbangan di antaranya ada kepentingan anak yang harus dilindungi.

"Ada anak diduga korban padahal tidak korban. Kalau kasus ini diterusin, dipanjangin nanti kasihan," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan awal mula kasus ini.

Laporan bermula dari pelapor yang keberatan perkaranya dihentikan.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X