Masyarakat Semarang Diminta Jangan Sungkan Data Keluarga Penyandang Disabilitas

- Senin, 6 Desember 2021 | 10:54 WIB
Dyah Ratna Harimurti (tengah) anggota Komisi D DPRD Kota Semarang menyerahkan Perda Penyandang Disabilitas kepada komunitas difabel dan Kecamatan Pedurungan, Minggu 5 Desember 2021.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Dyah Ratna Harimurti (tengah) anggota Komisi D DPRD Kota Semarang menyerahkan Perda Penyandang Disabilitas kepada komunitas difabel dan Kecamatan Pedurungan, Minggu 5 Desember 2021. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

PEDURUNGAN, AYOSEMARANG.COM -- Anggota DPRD Komisi D Kota Semarang Dyah Ratna Harimurti bersama dengan Komunitas Disabilitas Kuncup Mekar menggelar acara peringatan Hari Disabilitas Sedunia, Minggu 5 Desember 2021.

Peringatan Hari Disabilitas Sedunia ini digelar di Hotel Dalu, Kalicari, Kecamatan Pedurungan, ekaligus menjadi kesempatan oleh Dyah Ratna Harimurti untuk memberikan perda baru tentang kesetaraan disabilitas.

Dari penyerahan perda itu, Dyah Ratna Harimurti meminta masyarakat untuk tidak sungkan mendata keluargan penyandang disabilitas kepada pemerintah.

Baca Juga: Cegah Omicron Masuk Kota Semarang, Pelaku Perjalanan Luar Negeri Wajib Karantina 7 Hari

"Memang yang dikhawatirkan para orang tua difabel tentang data anak. Jadi banyak anak mereka yang tidak terdata, sehingga apa yang jadi program pemerintah tidak sampai ke mereka," ujar Dyah usai acara.

Data tersebut penting terlebih Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 9 tahun 2021 terkait disabilitas telah disahkan beberapa waktu lalu.

Dengan adanya peraturan itu, kata Dyah, hak para penyandang disabilitas lebih terpenuhi dan mendapat prioritas.

"Hal itu penting. Karena kita tahu kalau mereka diperlakukan sama, membuat mereka lebih mandiri. Dengan begitu mereka tidak menjadi beban keluarga, pemerintah, dan negara. Itu tujuannya agar menjadikan mereka insan yang mandiri dan tidak menjadi beban," jelasnya.

Jika penyandang disabilitas tidak terdata, lanjutnya, tentu tidak bisa mendapatkan program dari pemerintah.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X