DPRD Jateng Minta Pemprov Beri Perhatian Khusus Terhadap Daerah Pesisir

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 14:26 WIB
Nelayan sedang menjahit jaring di dermaga Tambak Lorok Semarang. Dalam mendukung pengentasan kemiskinan, Anggota Komisi B DPRD Jateng Andang Wahyu Trianto menyarankan untuk memperhatikan daerah pesisir. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Nelayan sedang menjahit jaring di dermaga Tambak Lorok Semarang. Dalam mendukung pengentasan kemiskinan, Anggota Komisi B DPRD Jateng Andang Wahyu Trianto menyarankan untuk memperhatikan daerah pesisir. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Andang Wahyu Triyanto berharap ada perhatian khusus dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota ke wilayah pesisir sehingga sejalan dengan rencana kerja Pemerintah Pusat.

Hal itu dikatakan Andang Wahyu Trianto karena pada 2022 Pemerintah Pusat memiliki rencana penanggulangan kemiskinan ekstrem di 212 Kabupaten/Kota, di mana 147 Kabupaten/Kota diantaranya merupakan wilayah pesisir.

“Masyarakat di wilayah pesisir notabene-nya bekerja sebagai nelayan kecil, menangkap ikan one day fishing.” terang Andang Wahyu Trianto, Sabtu 1 Januari 2022.

Baca Juga: Bikin Seru Tahun Baru di Rumah, Ganjar Pranowo Sapa Masyarakat Bersama David Eks Naif

Meski demikian, Andang menilai bahwa nelayan kecil memiliki peranan yang besar. Oleh karena itu perlu ada keberpihakan yang nyata, terlebih undang-undang nomor 7 Tahun 2016 mengamanatkan tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.

Menurutnya nelayan kecil memiliki peranan yang besar, 80% produksi hasil tangkapan nelayan kecil untuk pemenuhan konsumsi domestik.

"Kemudian, lebih dari 96% nelayan Indonesia adalah nelayan kecil, hal ini menjadi peluang yang besar sekaligus tantangan untuk memperkuat usaha perikanan tangkap skala kecil agar lebih maju, mandiri dan berkelanjutan," ucap Andang.

Dia juga menambahkan jumlah nelayan kecil yang besar ini, harus didukung konektivitas infrastruktur, pelayanan publik maupun konektivitas data agar skala ekonomi nelayan kecil ini menjadi besar.

Baca Juga: Polisi Periksa 50 Saksi dan 6 Barang Bukti Terkait Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X