Sosialisasi Program BP Jamsostek Lewat Ahli Waris

- Kamis, 20 Januari 2022 | 15:15 WIB
Bupati Kendal menyerahkan santunan beasiswa kepada penerma manfaat program jaminan sosial  dan ketenagakerjaan. (edi prayitno/ kontributor Kendal)
Bupati Kendal menyerahkan santunan beasiswa kepada penerma manfaat program jaminan sosial dan ketenagakerjaan. (edi prayitno/ kontributor Kendal)

"Besaran nominalnya, TK, SD Rp 1,5 juta per tahun, SMP 2 juta per tahun, SMA 3 juta per tahun dan PT 12 juta per tahun. ini yang sakit syaratnya tiga tahun meninggal dunia dan anaknya mendapatkan beasaiswa," katanya.

Cahyaning mengungkapkan, jika misalkan pekerja baru ikut sehari menjadi pesesrta BP Jamsostek dan hari berikutnya berangkat kerja kemudian meninggal kecelakaan kerja maka anaknya langsung mendapatkan beasiswa.

Oleh karenanya, menjadi peserta BP Jamsostek banyak sekali manfaatnya. Namun hingga kemarin, pekerja di Kabupaten Kendal yang menjadi peserta BP Jamsostek baru 38 persen.

Baca Juga: Tinjau PTM, Bupati Dico Minta Perkuat Testing untuk Cegah Klaster Sekolah

"Tadi kami diskusi dengan pak Bupati, kira-kira ke depan apa yang harus kita lakukan. Salah satunya menberikan edukasi kepada masyarakat tentang besarnya manfaat ikut jadi peserta BP Jamsostek," ungkapnya.

Cahyaning menyatakan, perlunya edukasi karena kebanyakan dari sisanya yang belum menjadi peserta BP Jamsostek banyak di sektor informal seperti petani, nelayan dan pedagang pasar. Untuk masuk sektor informal harus menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat.

"Misal ada pedagang pasar atau petani ikut dan alami kecelakaan keja meninggal maka akan dapat Rp 70 juta. Kalau punya 2 anak maka anaknya akan terkover beasiswa seperti tadi,” katanya.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X