Warga Meteseh Keluhkan Polusi Udara dari Pabrik Pengolahan Ban Bekas

- Kamis, 20 Januari 2022 | 21:39 WIB
Ilustrasi polusi udara. (dok pixabay)
Ilustrasi polusi udara. (dok pixabay)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Warga Perumahan Bancar Residence 2 yang berada di Desa Meteseh, Kecamatan Boja mengeluhkan polusi udara dampak aktivitas pengolahan ban bekas milik PT Citra Mas Mandiri.

Pabrik yang bersebelahan dengan permukiman warga, membuat polusi berupa asap hitam dan bau menyengat mencemari udara di lingkungan sekitar.

Yang paling meresahkan adalah debu hitam yang bertebaran mengotori rumah-rumah warga. Warga merasa tersiksa oleh polusi tersebut, terlebih anak-anak dan ibu hamil.

Baca Juga: KODE REDEEM FF Free Fire Jumat 21 Januari 2022, Reward Limited Siap Klaim

Warga sudah melayangkan surat aduan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal terkait masalah itu.

“Informasinya DLH sudah memeriksa dan memberikan sanksi administratif kepada penanggung jawab PT Citra Mas Mandiri. Namun, polusi udara masih mengganggu warga hingga kini,” kata Haryanto warga sekitar.

Dengan masih adanya polusi udara ini, warga menilai penanggung jawab PT Citra Mas Mandiri tidak taat melaksanakan sanksi administratif yang diberikan DLH Kabupaten Kendal.

Baca Juga: HASIL IBL 2022: Laga Sengit! Selisih Satu Bola, Dewa United Kalahkan Tangerang Hawks

Dengan masih adanya polusi udara ini, warga Perumahan Bancar Residence 2 menggalang petisi untuk menolak polusi udara tersebut.

Penggalangan petisi dimulai pada 1 Januari 2022 dengan mengumpulkan tanda tangan warga dan akan diserahkan kepada Bupati Kendal dalam waktu dekat.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X