Jualan Takjil Pakai Kemeja dan Berdasi, Mahasiswa UPGRIS Semarang Salurkan Hasil Penjualan untuk Baksos

- Senin, 11 April 2022 | 15:42 WIB
Mahasiswa UPGRIS Semarang yang berjualan takjil dengan mengenakan pakaian kemeja dan berdasi. Hasil penjualan takjil ini digunakan untuk bakti sosial. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Mahasiswa UPGRIS Semarang yang berjualan takjil dengan mengenakan pakaian kemeja dan berdasi. Hasil penjualan takjil ini digunakan untuk bakti sosial. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGTIMUR, AYOSEMARANG.COM - Mahasiswa UPGRIS Semarang jurusan Bimbingan Konseling (BK) ini mengisi kegiatan di bulan ramadhan dengan berjualan takjil.

Namun mahasiswa UPGRIS Semarang ini berjualan takjil dengan cara yang berbeda.

Lokasi jualan takjil mahasiswa UPGRIS Semarang ini tepatnya berada di Kampus UPGRIS yang berlokasi di Jl. Sidodadi Timur No.24, Semarang Timur.

Di lokasi itu, mahasiswa UPGRIS Semarang itu tampil mencolok saat berjualan takjil karena mengenakan setelan rapi dengan memakai kemeja dan berdasi.

Baca Juga: Serius Angkat UMKM, Wali Kota Semarang Minta Pegawai Pemkot Pakai Baju Adat Semarangan

Ekba Hangga Saputra penjual takjil berpakaian rapi itu mengungkapkan, jika semua itu dia lakukan bersama lima rekannya satu kosan. Mereka berjualan takjil jenis minuman yakni es buah dan es kuwud.

Cara jualan seperti itu, Ekba akui didapat dari salah satu konten di sosial media Tik-Tok.

"Awalnya melihat Tik-tok anak-anak muda pada jualan es buah dan jajanan pasar. Kepikiran di situ, terus iuran seiklasnya  satu kos hingga terkumpul Rp 400 ribu. Sahur hari pertama, kami langsung belanja dan sorenya berjualan, "kata Ekba, Minggu 10 April 2022.

Selain itu, berjualan menggunakan kemeja membuatnya tampak berbeda dengan pedagang lainnya. Harapannya, kalau menarik mata, bisa juga menarik ketertarikan pembeli untuk datang.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

21 Tumpeng Ramaikan Tirakatan Desa Pucangrejo Gemuh

Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:12 WIB
X