(SEMARANGAN) Makam Ereveld Part 1: Peristirahatan Serdadu Belanda dan Pribumi Korban Perang

- Selasa, 17 Mei 2022 | 20:01 WIB
Pengawas Lapangan Makam Ereveld Eko Boedi Listyanto saat berkeliling. Makam ini jadi sisa peninggalan Belanda. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Pengawas Lapangan Makam Ereveld Eko Boedi Listyanto saat berkeliling. Makam ini jadi sisa peninggalan Belanda. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGBARAT, AYOSEMARANG.COM - Sebagai bekas jajahan kolonial, Kota Semarang tak bisa luput dari peninggalan kolonial seperti misalnya, Makam Ereveld.

Makam Ereveld di Semarang jadi salah satu peninggalan kolonial selain bangunan-bangunan kuno.

Makam Ereveld sejarahnya didirikan oleh Yayasan Makam Kehormatan Belanda (Oorlogs Graven Stichting (OGS).

Di Indonesia terdapat 7 makam. Di Jakarta terletak di Menteng Pulo dan Ancol.

Baca Juga: Pertahankan Akreditasi A, Sastra Jepang Udinus Semarang Kejar Tingkat Internasional

Bandung ada di daerah Pandu dan Leuwigajah. Sementara di Surabaya berada di Lembangkuning.

Kalau di Semarang, permakaman ini ada di Candi dan Kalibanteng.

Pengawas lapangan Ereveld Kalibanteng Eko Boedi Listyanto menyebut Makam Kehormatan Belanda yang di Kalibanteng dan di Candi memiliki perbedaan.

Baik dari segi luas maupun jenazah yang disemayamkan.

Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Mengejar Surga, Cek di Sini

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X