Ribut Uang Tanah Warisan, Tumian Tega Bacok Ibu Kandung hingga Tewas

- Kamis, 19 Mei 2022 | 16:58 WIB
Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menerangkan motif anak bunuh ibu karena tanah warisan, Kamis 19 Mei 2022.  (edi prayitno/kontributor Kendal)
Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto menerangkan motif anak bunuh ibu karena tanah warisan, Kamis 19 Mei 2022. (edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Motif kasus pembunuhan seorang ibu di Desa Korowelang Anyar Cepiring Kendal terkuak.

Tersangka Sunarto alias Tumian, anak kandung korban tega membunuh Suratmi ibunya lantaran ditanya perihal sisa uang penjualan tanah warisan.

Karena terus ditanya soal uang warisan tersebut, tersangka kalap hingga membacok ibu kandungnya sendiri sebanyak tiga kali di kepala.

Tidak hanya membacok korban juga mengalami kekerasan. Yang lebih sadis lagi pelaku yang belum puas karena saat ditolong warga masih hidup, mencopot oksigen yang dipasang petugas kesehatan Puskesmas hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Baca Juga: Satreskrim Polres Kendal Berhasil Ungkap Pembunuhan Ibu di Cepiring

“Kasus ini memerlukan penanganan yang panjang, dari kejadian 19 Desember 2021 akhirnya terungkap 5 bulan kemudian setelah pemeriksaan 26 saksi,” jelas Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto saat pers rilis di Mapolres Kendal Kamis 19 Mei 2022.

Ditambahkan kapolres, hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan mengarah ke tersangka Sunarto alias Tumian yang merupakan anak kandung korban. Dari keterangan saksi dan sejumlah barang bukti, keterlibatan tersangka sudah jelas.

“Kita mencocokan beberapa barang bukti dengan keterangan tersangka, dan menemukan ada bercak darah di kaos pelaku yang identik dengan darah korban,” imbuhnya.

Polisi juga menemukan bukti lain yakni rekaman CCTV di Puskesmas Cepiring yang melihatkan tersangka sempat melihat sekitar ruangan IGD kemudian mencopot selang oksigen lalu meninggalkan ruangan.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X