Banjir Rob di Kendal Datang Lagi, Warga Pilih Mengungsi

- Selasa, 24 Mei 2022 | 19:11 WIB
Warga Desa Mororejo yang rumahnya kembali terendam banjir air pasang memilih meninggalkan rumah dan memilih mengungsi. (edi prayitno/kontributor Kendal)
Warga Desa Mororejo yang rumahnya kembali terendam banjir air pasang memilih meninggalkan rumah dan memilih mengungsi. (edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL,AYOSEMARANG.COM - Banjir rob Kendal belum berakhir, air laut kembali menggenangi rumah warga di tiga kecamatan di kabupaten Kendal Selasa 24 Mei 2022.

Bahkan ketinggian air banjir rob Kendal masih sama seperti kemarin mencapai satu meter, khawatir air terus meninggi warga memilih mengungsi ke rumah kerabatnya.

Banjir air pasang di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu kembali terjadi Selasa siang. Air sempat surut di pagi hari dan kembali menerjang sekitar pukul 3 sore.

Ribuan rumah pun kembali tergenang banjir air pasang ini dan memaksa warga yang sempat bertahan akhirnya memilih keluar dari kampung untuk mengungsi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 25 Mei 2022 : Capricorn, Aquarius dan Pisces Saatnya Pergi Nyatakan Cinta

Wargapun mengaku was-was dan khawatir air terus meninggi hingga malam hari, khawatir terjebak banjir rob sebagian warga memilih mengungsi ke kerabat terdekat mereka. Menurut warga banjir rob kali merupakan banjir terparah sejak 10 tahun terakhir, wargapun hanya bisa pasrah dan berharap air segera surut.

“Tadi pagi sudah surut tapi siang airnya naik lagi, kemarin mencoba bertahan kok khawatir semakin parah. Sudah susah tidak bisa apa-apa daripada resiko lebih baik mengungsi ke rumah kerabat saja,” ujar Jazuli warga Dusun Ngebum.

Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal dan sejumlah relawan dan petugas kepolisian bersiaga di lokasi untuk membantu warga mengevakuasi barang berharga.

Baca Juga: BMKG Prediksi Banjir Rob Masih Terjadi Hingga 25 Mei

Tidak hanya itu bantuan logistik dan makanan juga mulai dikirim ke sejumlah warga yang masih bertahan, termasuk di kawasan wisata pantai ngebum yang belum bisa disentuh karena ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X