Meski Sudah Diberantas, BPOM Kota Semarang Masih Temukan Banyak Kosmetik Ilegal

- Senin, 20 Juni 2022 | 10:22 WIB
BPOM Kota Semarang saat mengamankan kosmetik ilegal. Meski sudah diberantas namun peredaran kosmetik ilegal masih menjamur.  (BPOM Kota Semarang)
BPOM Kota Semarang saat mengamankan kosmetik ilegal. Meski sudah diberantas namun peredaran kosmetik ilegal masih menjamur. (BPOM Kota Semarang)

BANYUMANIK, AYOSEMARANG.COM -- BPOM Kota Semarang mendapati semakin banyak penjual kosmetik ilegal atau abal-abal.

Dari data tahun lalu, BPOM Kota Semarang menemukan 14 ribu lebih tautan iklan kosmetik ilegal di media sosial.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kementerian Kominfo meskipun tetap saja, perdagangan kosmetik ilegal itu masih saja tumbuh dengan subur.

Baca Juga: Kuota Dikurangi, Daftar Tunggu Keberangkatan Haji di Jateng Jadi 29 Tahun

Kepala BPOM Semarang Sandra Linthin, menyampaikan penjual kosmetik ilegal itu menjanjikan perubahan cepat pada kulit, padahal hal itu salah.

"Sebaliknya malah bisa dipastikan kosmetik yang memutihkan kulit secara instan mengandung bahan berbahaya untuk kesehatan," ujarnya Minggu 19 Juni 2022.

Sandra lalu memaparkan jika kosmetik ilegal itu mengandung banyak bahan berbahaya.

"Misalnya pewarna jingga K1, merah K10, dan K3 yang menyebabkan kangker, hingga gangguan fungsi hati," paparnya.

Baca Juga: Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran PPDB Kota Semarang 2022 Jenjang SD

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X