Warga di Desa Tambaksari Kendal Tingkatkan Kesejahteraan Lewat Budidayakan Ikan Air Tawar

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:50 WIB
Warga pemilik kolam ikan memberi makan ikan lele yang diternak di Desa Tambaksari Rowosari. (edi prayitno/kontributor Kendal)
Warga pemilik kolam ikan memberi makan ikan lele yang diternak di Desa Tambaksari Rowosari. (edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Lebih dari 65 warga Desa Tambaksari Kecamatan Rowosari Kendal mengembangkan budidaya ikan air tawar dipekarangan rumahnya.

Sebagai desa penghasil ikan lele terbesar ini, budidaya ikan air tawar menjadi tumpuan warga untuk meraup untung dan meningkatkan ketahanan pangan di desa.

Desa Tambaksari Kecamatan Rowosari ini sudah sejak puluhan tahun mengembangkan budidaya ikan air tawar.

Awalnya, budidaya ini hanya dilakukan segelintir warga, karena dianggap kurang menguntungkan dibanding bercocok tanam.

Baca Juga: Klub Esport RRQ Gandeng Platform PINTU Jadi Sponsor

Namun seiring perkembangan teknologi dan inovasi budidaya ikan air tawar ini, sudah lebih dari 65 warga memilih mengembangkan budidaya ikan

Tidak perlu lahan yang luas untuk mengembangkan budidaya ini, karena dengan teknologi sekarang hanya membutuhkan kolam dari bahan terpal.

Kholidin, peternak ikan lele dengan sistem kolam terpal mengatakan, pengelolaan dengan cara ini dianggapnya mudah dan tidak lagi takut tercemar.

“Selain pengelolaan air yang mudah, kontrol terhadap penyakit ikan lebih mudah,” katanya.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Rumah di Kelurahan Jotang Terbakar

Rabu, 30 November 2022 | 15:16 WIB

Bakar Semangat Pesilat Menuju Kendal Kota Pesilat

Selasa, 29 November 2022 | 20:58 WIB
X