Ini Rahasia di Balik Kemajuan Industri BPD Tanah Air

- Senin, 27 Juni 2022 | 16:43 WIB
BPD yang dipimpin oleh Yuddy Renaldi ini secara konsisten menerapkan sejumlah pelatihan yang berkelanjutan untuk segenap jajarannya.
BPD yang dipimpin oleh Yuddy Renaldi ini secara konsisten menerapkan sejumlah pelatihan yang berkelanjutan untuk segenap jajarannya.

BANDUNG, AYOSEMARANG.COM -- Industri bank pembangunan daerah (BPD) nasional tercatat memiliki pertumbuhan kinerja yang baik, sekalipun selama pandemi. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan kredit BPD yang melampaui capaian industri sepanjang 2021.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit BPD tumbuh 7,45 persen secara tahunan menjadi Rp521,14 triliun. Sedangkan asetnya mengalami pertumbuhan 5,50 persen menjadi Rp877,36 triliun per Oktober 2021. Nilai itu melampaui pertumbuhan industri, yakni sebesar 3,24 persen secara tahunan.

Kinerja industri BPD yang terjaga dengan baik tersebut tercapai berkat porsi penyaluran kredit yang besar kepada aparatur sipil negara (ASN). Porsi penyaluran kredit kepada ASN yang adalah mayoritas di pangsa kredit BPD telah menopang pertumbuhan kredit BPD.

Baca Juga: bank bjb Dukung Pembinaan Bibit Atlet Sepak Bola Melalui bjb Soccer Festival

Kredit yang bertumbuh, kemudian menarik aset untuk ikut naik. Salah satu BPD yang terwakilkan oleh gambaran kinerja industri BPD tersebut adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) yang mencatatkan kinerja yang positif Selama tahun 2021

Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan laba kotornya yang sebesar Rp2,6 triliun. Dengan pertumbuhan interest income 21,6 persen, pertumbuhan fee based income sebesar 39,3 persen, yang bersumber dari digital channel sebesar 40 persen secara tahunan.

Total aset bank bjb juga tumbuh 12,4 persen menjadi Rp158,4 triliun. Dengan nilai total aset tersebut, bank bjb menjadi bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia, atau masuk ke dalam 14 besar di industri perbankan nasional.

Baca Juga: bank bjb Raih Penghargaan Internasional Indonesia-Turkiye Global Leaders Business Forum & Award II 2022

Lalu, dana pihak ketiga (DPK) bank bjb turut tumbuh 14,3 persen menjadi Rp121,6 triliun. Tumbuh di atas rata-rata industri perbankan yang hanya 12,2 persen. Penyaluran kreditnya juga tumbuh hingga 7,4 persen atau menjadi sebesar Rp102,2 triliun, tumbuh di atas rata-rata industri perbankan yang hanya 5,2 persen.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Capaian Pembayaran PBB di Kendal Baru 21,92 Persen

Senin, 15 Agustus 2022 | 20:05 WIB

Cegah Radikalisme, ini Pesan Dandim dan Bupati Kendal

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:50 WIB
X