KAMUS SEMARANGAN Mak Tratap, Trek-trekan, Tumplek Bleg, Ini Artinya

- Kamis, 30 Juni 2022 | 21:45 WIB
Taman Srigunting Kota Lama Semarang. Ilustrasi kosakata dialek semarangan (dok ayosemarang.)
Taman Srigunting Kota Lama Semarang. Ilustrasi kosakata dialek semarangan (dok ayosemarang.)

 

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Berikut ini ulasan mengenai kosakata dialek semarangan yang bisa Anda ketahui kali ini.

Adapun ulasan kosakata dialek semarangan ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya.

Yang mana, kosakata dialek semarangan kali ini dimulai dari tikel hingga tumplek bleg. Apa saja artinya? Simak di sini.

Bahasa bersifat dinamis. Instrumen komunikasi masyarakat ini bisa saja berubah sesuai di mana lokasinya berada dan situasi yang sedang dihadapi, termasuk dalam hal ini adalah bahasa Jawa yang digunakan di Kota Semarang.

Baca Juga: KAMUS SEMARANGAN Ditekak-tekuk, Temangsang Apa Artinya? Cek di Sini

Hal itu juga diamini sekaligus juga dikaji oleh Hartono Samidjan, peneliti bahasa Kota Semarang dalam buku Halah Pokokmen.

Bedasarkan penelitiannya, Bahasa Jawa itu memiliki 2 prinsip utama yang dipegang teguh, yakni unggah-ungguhing basa (tingkat tutur) dan paramasastra (cara menyusun kata-kata dalam sebuah kalimat agar menjadi bahasa yang baik dan indah).

Secara umum tingkat tutur dibagi tiga, yakni krama inggil, krama madya, dan ngoko.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X