Pohon Asam Pasar Peterongan, Simpan Banyak Kenangan Bagi Sejumlah Orang

- Selasa, 26 Juli 2022 | 18:38 WIB
Pohon asam di Pasar Peterongan yang sudah dijadikan cagar budaya. Pohon ini juga punya banyak kenangan bagi beberapa orang. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Pohon asam di Pasar Peterongan yang sudah dijadikan cagar budaya. Pohon ini juga punya banyak kenangan bagi beberapa orang. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM - Pohon asam di Pasar Peterongan mungkin jadi yang tertua di Kota Semarang.

Meskipun tinggal satu, pohon asam di Pasar Peterongan ternyata meninggalkan banyak kenangan bagi beberapa orang.

Phoaa Cian Lim (60) warga Peterongan, bercerita, sewaktu kecil ketika masih banyak pohon asam di area tersebut dan dia sering berteduh di sana.

Baca Juga: Pohon Asam Tua di Pasar Peterongan, Usianya Sudah Ratusan Tahun dan Mitos Mbah Gosang

"Dulu masih banyak pejalan kaki dan pohon tersebut dijadikan untuk berteduh, misalnya pohon asam di depan Pasar Peterongan," tuturnya.

Dikarenakan jumlahnya masih banyak, dulu di bawah pohon asam sering jadi tempat jualan.

"Selain itu disediakan kendi, masyarakat yang istirahat di bawah pohon bisa minum air di kendi tersebut. Hal itu bisa dijumpai di sepanjang jalan dari Bubakan hingga Peterongan," kata wanita keturunan Tionghoa itu.

Namun saat ini, jumlahnya kian menipis karena ditebang dan yang paling gampang adalah pohon asam di Pasar Peterongan.

Baca Juga: Cek Nih, Lima Rekomendasi Warmindo Enak Buat Nongkrong di Semarang, Harga Ramah di Kantong

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X