Syarat Berbelit-Belit, Nelayan Terpaksa Beli Solar Eceran Lebih Mahal

- Kamis, 22 September 2022 | 15:14 WIB
Nelayan Rowosari terpaksa membeli solar eceran yang lebih mahal karena terlalu ribet untuk beli di SPBUN Gempolsewu. (edi prayitno/kontributor Kendal)
Nelayan Rowosari terpaksa membeli solar eceran yang lebih mahal karena terlalu ribet untuk beli di SPBUN Gempolsewu. (edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL,AYOSEMARANG.COM - - Persyaratan yang terlalu ribet dan berbelit-belit memaksa nelayan di Kendal lebih memilih membeli solar di pengecer. Tentunya harga yang didapat jauh lebih mahal, karena nelayan membahar Rp 9.000 perliternya.

Nelayan mengaku tidak mau direpotkan dengan syarat dan antrean BBM jenis solar selama berhari-hari di SPBUN sedangkan setiap harinya harus memenuhi kebutuhan hanya dengan mencari ikan.

“Sekarang nelayan dapat penghasilan dari melaut kalau untuk mendapatkan solar harus repot dan belum tentu dapat, akhirnya membeli eceran yang lebih mahal,” kata Slamet Riyadi nelayan Rowosari saat ditemui Kamis 22 september 2022.

Baca Juga: Lengkap! Profil Putra Aji, Hacker Indonesia Peretas Situs NASA yang Sempat Bocorkan Identitas Bjorka Asli

Diakuinya dengan membeli solar seharga Rp 9.000 per liternya di tingkat pengecer, operasional pun membengkak karena tidak sesuai dengan pendapatan yang diperoleh selama melaut.

Ada yang terpaksa melakukan hal ini ada juga yang memilih menambatkan perahu di dermaga.

Dampak kenaikan BBM sendiri memaksa 600 perahu nelayan berukuran kecil dan 50 berukuran besar yang berada di muara Kalikuto hanya ditambatkan di dermaga Tawang Desa Gempolsewu Rowosari.

“Mereka yang tidak bisa melaut karena masih menunggu BBM yang hanya bisa diperoleh sepekan 2 kali di SPBUN. Sedangkan yang bisa berangkat mencari ikan setelah nelayan terpaksa membeli eceran yang lebih mahal, “ imbuhnya.

Slamet menambahkan, nelayan saat ini dilemma karena tidak melaut kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Halaman:

Editor: Oriza Shavira Arifina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tungku Oven Bocor, Pabrik Kayu di Protomulyo Terbakar

Kamis, 29 September 2022 | 20:33 WIB

Ini Cara Hindari Investasi Bodong Versi MES Kendal

Kamis, 29 September 2022 | 19:18 WIB

Guru PAUD Adalah Pengabdian dan Dituntut Kreatif

Senin, 26 September 2022 | 18:42 WIB
X