DLH Kendal Diminta Libatkan Warga Boja Korban Pencemaran dalam Hal Pengawasan

- Selasa, 22 November 2022 | 18:52 WIB
Pertemuan warga korban dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Citra Mas Mandiri dengan kuasa hukum Kelingan Boja. (Dok)
Pertemuan warga korban dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Citra Mas Mandiri dengan kuasa hukum Kelingan Boja. (Dok)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah diminta untuk melibatkan masyarakat korban pencemaran dalam proses pengawasan terhadap PT Citra Mas Mandiri yang diduga melakukan pencemaran lingkungan di Boja.

Kepala BKBH Unisbank, Sukarman yang juga kuasa hukum Kelompok Peduli Lingkungan (Kelingan) Boja mengatakan, baru-baru ini DLH Kendal dan Provinsi melakukan pengawasan usaha sebagai tindak lanjut dari audiensi dengan DPRD Jawa Tengah.

Di antaranya melakukan uji laboratorium terhadap udara dan air di sekitar lokasi pabrik pengolahan ban bekas PT Citra Mas Mandiri. Namun dalam proses pengawasan itu warga sekitar tidak dilibatkan.

Baca Juga: Korupsi BUMDes, Mantan Kades Siberuk Tulis Batang Dituntut 1,6 Tahun

"Sesuai UU No 32/2009 tentang PPLH ada hak masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan. Termasuk dalam hal uji lab," katanya, Selasa 22 November 2022.

Dikatakan, DLH Kendal tidak boleh berjalan sendiri dan harus melibatkan masyarakat karena yang terdampak secara langsung. "Kalau tidak melibatkan masyarakat, jangan salahkan kalau kemudian mereka menanyakan hasil laboratorium," imbuh Sukarman.

Pelibatan masyarakat dalam pengawasan usaha penting karena mereka yang lebih terdampak langsung lebih tahu. Misalnya apakah uji lab itu dilakukan ketika perusahaan berproduksi atau tidak. Itu masyarakat yang tahu. Selain itu, pelibatan masyarakat secara langsung, hasilnya lebih transparan.

Baca Juga: Belum Semua Nelayan Dijamin Perlindungan Sosial, DKP Kendal Gandeng Baznas

Sukarman mengatakan, proses advokasi warga terdampak pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT Citra Mandiri terus berjalan. Bersama perwakilan warga Desa Meteseh, Boja, Kendal kembali melayangkan surat untuk mempertanyakan komitmen DPRD Jawa Tengah 22 November 2022.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X