Akui Kesal, Pemukul Pegawai SPBU Majapahit Semarang Minta Maaf

- Rabu, 23 November 2022 | 19:15 WIB
Wempi Hutapea saat diamankan Polrestabes Semarang. Wempi mengakui kesalahannya dan minta maaf.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Wempi Hutapea saat diamankan Polrestabes Semarang. Wempi mengakui kesalahannya dan minta maaf. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

PEDURUNGAN, AYOSEMARANG.COM - Polrestabes Semarang akhirnya akan melakukan upaya perdamaian pada kasus pemukulan petugas SPBU Majapahit dalam rilis kasus, Rabu 23 November 2022.

Upaya damai atau restorative justice itu disampaikan oleh Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Semarang, Iptu Andika Oktavian Saputra.

Menurutnya, kekerasan yang dilakukan pelaku di SPBU Majapahit Semarang itu karena emosi tak dilayani oleh korban.

Baca Juga: 5 Tersangka Pembacokan di Terminal Penggaron Semarang Ditangkap, Bermula dari Dendam

“Rencananya akan kita restorative justice (damai) nanti pada saat (korban) pelaporan di sini akan kita pertemukan,” ujar Iptu Andika.

Adapun pelaku dalam kasus ini adalah Wempi Hutapea (62) yang memukul Hendra Adi Prasetya (25).

Andika menjelaskan kejadian terjadi karena pelaku emosi tidak diperbolehkan mengisi BBM menggunakan botol air minum plastik kemudian tidak terima lalu melakukan kekerasan kepada korban.

"Pelaku emosi lalu melakukan pemukulan," ucapnya.

Baca Juga: Hasil dari 150 Perkara, Kejari Semarang Musnahkan Barang Bukti dari Narkoba Sampai Sepatu Nike Palsu

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X