Terima Aduan Pengelola Madrasah, DPRD Minta Pemkab Permudah Perizinan SLF

- Rabu, 23 November 2022 | 19:33 WIB
Audiensi antara perwakilan pengelola pendidikan dengan pimpinan DPRD Kendal dan Sekda Kendal Rabu 23 November 2022.  (Edi Prayitno/kontributor Kendal)
Audiensi antara perwakilan pengelola pendidikan dengan pimpinan DPRD Kendal dan Sekda Kendal Rabu 23 November 2022. (Edi Prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Pengelola pendidikan di Kendal mengeluhkan sulit dan mahalnya pengurusan ijin persetetujuan bangunan dan gedung (PBG) serta sertifikat laik fungsi (SLF).

Aturan SLF yang berbelit dan mahal ini menjadikan pengelola pendidikan meminta ada perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu meringankan biaya.

Perwakilan dari sejumlah pengelola pendidikan ini menyampaikan keluhannya kepada pimpinan DPRD Kendal Rabu 23 November 2022. Dalam audiensi pengelola pendidikan ini mempermasalahkan aturan baru tentang ketentuan SLF.

Baca Juga: Akui Kesal, Pemukul Pegawai SPBU Majapahit Semarang Minta Maaf

Saat ini pengurusan ijin tersebut dinilai ribet dan harus mengeluarkan anggaran besar, karena harus menunjuk jasa konsultan yang nilainya tidak sedikit.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Kabupetan Kendal, Achmad Choiron mengatakan lembaganya sudah dipusingkan dengan pengelolaan sekolah yang cukup banyak.

“Kita sudah mengurus lembaga pendidikan saja lumayan pusing sekarang ada aturan SLF yang merupakan pengganti ijin mendirikan bangunan yang ribet dan butuh biaya besar,” katanya.

Diakuinya, lembaga pendidikan ini tidak bisa mengelak jika memang aturan mengharuskan mengurus ijin tersebut. Namun ia berharap kepada wakil rakyat bisa difasilitasi, khususnya teknis dan pembiayaan.

Baca Juga: DLH Kendal Diminta Libatkan Warga Boja Korban Pencemaran dalam Hal Pengawasan

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siapkan Porprov Korpri 2023, Ini Persiapan ASN Kendal

Rabu, 23 November 2022 | 19:42 WIB
X