Inisiasi Sedekah Sampah dan Minyak Jelantah, Kepsek Ini Raih Penghargaan Indonesia Green Principal Award

- Selasa, 24 Januari 2023 | 20:23 WIB
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sukorejo (Muhas), Kendal, Butuk Kemisih diganjar penghargaan Indonesia Green Principal Award.  (Dok)
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sukorejo (Muhas), Kendal, Butuk Kemisih diganjar penghargaan Indonesia Green Principal Award. (Dok)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM - Menginisiasi sedekah sampah dan minyak jelantah Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sukorejo (Muhas), Kendal mendapatkan penghargaan dari Indonesia Green Principal Award.

Tidak tanggung-tanggung, Butuk Kemisih meraih dua penghargaan yakni Outstanding Dedicated Principal on Circular School Initiatives dan Outstanding Program Planning on Rething Circular Award.

Penghargaan ini merupakan sebuah program tentang sirkular ekonomi yang diselenggarakan oleh Janitra Bhumi Indonesia Education Consulting bekerja sama antara Igpa dengan Pusat Studi Perdagangan Dunia (Pspd), Pusat Inovasi Agro Teknologi (Piat) dan Universitas Gajah Mada.

Baca Juga: Bencana Masih Intai Kendal, Bupati Dico: SOP Penanganan dan Penyaluran Bantuan Bencana Perlu Diperbaiki

Butuk Kemisih mengungkapkan ada 22 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Dia menjelaskan, Outstanding Dedicated Principal on Circular School Initiatives merupakan program yang strategis untuk bisa masuk dan menjadi bagian dari materi yang diajarkan dengan meramu dalam kurikulum maupun hidden kurikulum sekolah.

“Upaya yang telah kami lakukan dalam program tersebut adalah kegiatan sedekah sampah dan minyak jelantah yang telah diinisiasi dan dijalankan di SD Muhammadiyah Sukorejo sejak satu tahun terakhir," katanya saat dihubungi Selasa 24 Januari 2023.

Menurutnya, budaya siswa membawa sampah layak jual berupa kardus, buku bekas, botol plastik serta kaleng bekas dilakukan setiap hari Jumat.

“Sampah yang terkumpul dijual, dana digunakan untuk membantu pembangunan gedung sekolah dan beasiswa. Sampah yang dikumpulkan menjadi nilai jariyah sampah, dan alhamdulillah, dana yang terkumpul selama setahun Rp 9 jutaan," imbuhnya.

Baca Juga: Apakah SNBP Ada Tes? Ternyata Hal Ini yang Jadi Dasar Penilaian, Kamu Sudah Siap?

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X