Perhutani dan KPK Sosialisasi Cegah Korupsi, Sebarkan Manajemen Anti Suap

- Minggu, 5 Februari 2023 | 14:56 WIB
Sosialisasi Perhutani bersama KPK di Kota Semarang. (Foto: dok.)
Sosialisasi Perhutani bersama KPK di Kota Semarang. (Foto: dok.)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Perhutani berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK), menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dan manajemen risiko.

sosialisasi antara Perhutani dan KPK ini dilakukan karena korupsi jadi permasalahan serius dan harus dihindari oleh setiap orang.

sosialisasi yang digelar di Gedung Rimba Graha Kota Semarang ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian BUMN, Kejaksaan, Kepolisian, dan para administratur KPH Perhutani se-Jawa Tengah.

Baca Juga: GANTENG MAKSIMAL, Honda PCX 160 Terbaru 2023 Tampil Makin Gahar, Siap Hajar Yamaha NMAX 155

Direktur Komersial Perhutani, Anggar Widiyatmoko mengatakan, sosialisasi ini sebagai upaya untuk mitigasi tindak pidana korupsi di Jawa Tengah.

Selain itu, juga dimaksudkan untuk mengawal suksesnya perencanaan kerja anggaran perusahaan Perhutani tahun 2023, supaya terkawal dengan baik.

Anggar menambahkan, hasil dari sosialisasi ini bisa dijadikan bekal para karyawan Perhutani, utamanya bagi karyawan yang bertugas di lapangan.

Dalam rangka menyelesaikan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk perusahaan, sekaligus mencegah timbulnya korupsi.

Baca Juga: Battle Spek Gaming Redmi Note 11 Pro vs Samsung A33 5G, Performa Buas Harga Terjangkau, Intip Perbedaannya

"sosialisasi ini memberikan pemahaman dan pelajaran bagi kami teman-teman di lapangan terkait tindak pidana korupsi dan mitigasi risiko. Karena di lapangan membutuhkan bekal di dalam beraktivitas, agar mereka juga bisa mensosialisasikan sampai ke tingkat bawah. Tidak menutup kemungkinan juga mitigasi terkait di bidang administrasi," terangnya.

Kasatgas sosialisasi dan Kampanye Anti korupsi pada KPK, Dian Rachmawati menegaskan, ada sejumlah upaya yang harus dilaksanakan untuk bisa mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan perusahaan.

Di antaranya adalah menerapkan manajemen sistem antisuap melalui panduan cegah korupsi.

Dian berharap, sosialisasi ini berdampak dalam mencegah lebih dini timbulnya praktik korupsi di perusahaan untuk Indonesia lebih baik.

Baca Juga: Calon Raja Jalanan! All New Honda BeAT 2023 Bawa Mesin 150cc, Kalahkan Performa NMAX? Tetap Murah Broo

Halaman:

Editor: Rahma Rizky Wardani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X