Misteri Mayat Bayi Tanpa Kepala di Tegal Terungkap, Ternyata Hasil Aborsi dan Hubungan di Luar Nikah

- Kamis, 30 Desember 2021 | 16:37 WIB
Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat saat menunjukan barang bukti teh pelangsing yanh digunakan pelaku untuk aborsi, Kamis, 30 Desember 2021 (Ayosemarang.com/Lilisnawati)
Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat saat menunjukan barang bukti teh pelangsing yanh digunakan pelaku untuk aborsi, Kamis, 30 Desember 2021 (Ayosemarang.com/Lilisnawati)

TEGAL, AYOSEMARANG.COM-- Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil mengungkap misteri penemuan mayat bayi tanpa kepala di aliran sungai Kelurahan Krandon Kota Tegal Kamis, 11 November 2021.

Dari hasil ungkap kasus, mayat bayi tersebut ternyata hasil perbuatan aborsi pelaku. Dia adalah SF (24) warga Kabupaten Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, pengungkapan tindak pidana aborsi ini berawal dari temuan mayat bayi di aliran sungai di wilayah Kelurahan Krandon, Kota Tegal.

Baca Juga: 4 Pelaku Pengeroyokan ABK di Tegal Ditangkap, Nakhoda Sebut Korban Tak Becus Kerja

"Awalnya penemuan mayat itu. Kemudian, setelah didalami akhirnya mengarah ke salah satu perempuan berinisial SF. Pelaku memang beberapa hari sebelum penemuan sempat hamil," ujar Kapolres saat ungkap kasus Kamis, 30 Desember 2021.

Ia mengungkapkan, bahwa ditemukan satu sachet teh pelangsing yang digunakan pelaku untuk menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 7 bulan.

Menurutnya, perbuatan korban telah melanggar Pasal 346 jo 181 KUHP tentang Tindak Pidana Aborsi. Adapun ancaman hukumannya 4 tahun penjara.

Baca Juga: Aksi Klitih Jogja Bikin Tak Tenang, Netizen Minta Polisi Tak Hanya Cek Malioboro dan Parangtritis

Sementara Kasatreskrim Polres Tegal Kota, AKP Vonny Farizky menambahkan, motif pelaku melakukan aborsi karena malu dengan keluarga.

Halaman:

Editor: Lilisnawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X