Profil Singkat Eijkman, Lembaga Beragam Riset Penelitian Biologi yang Kini Bergabung dengan BRIN

- Minggu, 2 Januari 2022 | 16:42 WIB
Gedung Eijkman di Jakarta.  (Indonesia.go.id)
Gedung Eijkman di Jakarta. (Indonesia.go.id)


SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Lembaga Biologi Molekuler Eijkman adalah lembaga penelitian pemerintah yang bergerak di bidang biologi molekuler dan bioteknologi kedokteran.

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman ini berada di bawah naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kini berubah nama menjadi Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman pasca bergabung dengan BRIN.

Melansir dari situs eijkman.go.id, misi dari lembaga Biologi Molekuler Eijkman adalah memajukan perkembangan penelitian dasar dan terapan bidang biologi molekuler di Indonesia.

Baca Juga: Tanggapi Kabar Hoaks Rio Ramadhan Meninggal, Lutfi Agizal: Malaikat Jangan Di-Prank, It's Not Funny

Dengan fokus pada biomedis, biodiversitas, bioteknologi dan biosekuritas, serta menerapkan kemajuan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Nama lembaga ini diambil dari Christiaan Eijkman, peraih nobel kedokteran yang melakukan penelitian mengenai penyakit beri-beri di cikal-bakal lembaga ini pada awal dasawarsa 1900-an dan meletakkan dasar mengenai penemuan vitamin.

Dikutip dari situs resmi Nobel Prize, Christiaan Eijkman lahir pada 11 Agustus 1858 di Nijkerk, Belanda (Gelderland atau The Netherlands) dan meninggal pada 5 November 1930 di Utrecht, Belanda.

Namanya dijadikan nama lembaga yang ia pimpin sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian Eijkman, terlebih usai meraih penghargaan Nobel.

Lembaga ini tetap berjalan meski sang direktur pertama kembali ke negaranya. Sejumlah pakar dan dokter juga turut serta dalam perkembangan Eijkman.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Sumber: Suara.com, eijkman.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X