Percepat Vaksinasi Anak, Kapolri: Upaya Menjaga Generasi Penerus Bangsa

- Rabu, 5 Januari 2022 | 15:13 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri launching vaksinasi merdeka anak di SDN 01 Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu 5 Januari 2022. (Humas Mabes Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri launching vaksinasi merdeka anak di SDN 01 Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu 5 Januari 2022. (Humas Mabes Polri)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM – Program vaksinasi anak yang diadakan oleh Korps Bhayangkara terus dilakukan untuk mendukung program pemerintah.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri launching vaksinasi merdeka anak di SDN 01 Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu 5 Januari 2022.

Kegiatan vaksinasi itu juga digelar secara serentak di 30 provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Sigit menyampaikan percepatan vaksinasi terhadap anak digelar sebagaimana tindaklanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar anak-anak Indonesia mendapatkan perlindungan dari ancaman virus Covid-19.

Baca Juga: Dampingi Presiden Jokowi Kunker di Jateng, Gubernur Ganjar Pranowo Ingatkan Warga Soal Prokes

"Beberapa waktu lalu pak Presiden sudah mulai melaksanakan vaksinasi anak-anak, dan hari ini menjadi tekad kita dimana kebijakan dan perintah dari pak Presiden ini bisa kita lakukan percepatan, karena kita lihat semakin hari dampak dari varian Omicron cukup mengkhawatirkan," kata Sigit.

Varian omicron, kata Sigit, bisa bertransmisi dan menjangkit seseorang yang sudah divaksin. Meskipun dampaknya sangat ringan bagi yang sudah divaksin. Untuk itu, ia menegaskan percepatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak mau tak mau harus dilakukan, agar tak terjadi fatalitas jika terpapar varian omicron.

Apalagi, lanjut Sigit, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dibuka 100 persen. Sehingga percepatan vaksinasi wajib dilakukan untuk melindungi anak-anak Indonesia.

Baca Juga: Apakah Vaksin Anak Berbahaya? Ini Jawaban Kodim Kendal dan Puskesmas Cepiring

Sigit menuturkan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen merupakan kebutuhan penting untuk anak-anak. Sebab selama hampir dua tahun pandemi, anak-anak kehilangan waktu belajar yang efektif karena pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X