Tanah Longsor Putus Akses Jalan dan Perkonomian di Pranten, BPBD Batang: Diduga Karena Ada Pipa Air Bocor

- Kamis, 6 Januari 2022 | 17:31 WIB
Keterangan Gambar  tanah longsor putus akses jalan dukuh Pranten-Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang   Kabupaten Batang.   (Foto : Muslihun kontributor Batang)
Keterangan Gambar tanah longsor putus akses jalan dukuh Pranten-Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang Kabupaten Batang. (Foto : Muslihun kontributor Batang)

 

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Kejadian tanah longsor putus akses jalan dukuh Pranten-Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Batang.

Adapun tanah longsor terjadi di malam tahun baru, Jumat 31 Desember 2021 itu sekitar pukul 20.45 WIB,

Selain menutup jalan akses desa, tanah Longsor itu juga menimbun perkebunan kentang milik warga yang sudah siap panen. 

"Ada sekitar dua hektar tanah Perhutani dan tujuh hektar milik masyarakat dengan volume longsoran material ribuan meter kubik," kata pelaksana BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi, Kamis 6 Januari 2022. 

 Baca Juga: Ketua Persit Kodim Kendal Beri Semangat Anak TK Kartika Sebelum Divaksin

Di samping tanahnya labil, alih fungsi lahan hutan menjadi ladang kentang ikut mempercepat terjadinya longsor.

Faktor lain diduga adanya kebocoran pipa air bersih dari mata air lereng gunung Prahu untuk mengalirkan air kepada masyarakat Kabupaten Banjarnegara. 

"Dari hasil laporan peninjauan lokasi tim BPBD, kemungkinan ada kebocoran pipa besar yang sudah menahun dan kebocoran pipa tersebut tidak terlihat. Sehingga merembas ke bukit hingga menyebabkan longsor besar," ungkap Ulul Azmi. 

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X