Pembangunan Rehab 6 Sekolah Dasar di Kabupaten Batang Terancam Mangkrak 

- Jumat, 14 Januari 2022 | 17:29 WIB
Pembangunan SDN Wonosegoro 2, Kecamatan Bandar terancam mangkrak.   (Foto: Muslihun kontributor Batang)
Pembangunan SDN Wonosegoro 2, Kecamatan Bandar terancam mangkrak. (Foto: Muslihun kontributor Batang)

"Pekerjaanya baru mencapai progres antara 30% hingga 35% hingga akhir masa kontrak 17 Desember 2021," jelasnya. 

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Lansia, Kapolresta Solo Beri Semangat dan Edukasi

Padahal waktu pelaksanaan pekerjaan mencapai 120 hari kalender. Tapi hingga akhir masa kontrak tidak selesai.

Nilai kontrak persekolah cukup fantastis.

Rincian proyek lima sekolah tersebut yaitu SDN Depok 2 (Rp 510.548.651), SDN Jambangan 2 (Rp 663.277.074), SDN Pejambon (Rp 531.450.377), SDN Plelen 1 (Rp 528.124.663) dan SDN Wonosegoro 2 (Rp 803.077.867).

Proyek yang dikerjakan CV Amelia Rahman itu hanya di kisaran 30% hingga 35%.

"Lalu satu SDN lagi yaitu SDN Sidomulyo 1 yang akhir kontrak per 27 desember 2021. Dengan progres akhir tahun 61,54 persen dan sekarang 65%. kontraktor dari Kabupaten Pekalongan. Nilai kontraknya Rp 499.999.998," ujarnya.

Lalu, untuk proyek bangunan yang terlambat lainnya adalah SMPN 1 Gringsing dengan nilai kontrak Rp 1.550.050.550 dengan progres 50%. Kontraktornya adalah CV Semani Jaya Kartasura.

Yuliyanto berharap proyek pembangunan itu selesai. Sebab, proyek rehabilitasi sekolah berbeda dengan bangunan lain yang tidak ada imbasnya.

"Tapi dampak di bidang pendidikan luar biasa karena untuk proses belajar mengajar. Saat ini, untuk proses belajar mengajar kami mencari alternatif tempat lain untuk sementara waktu," jelasnya.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Gelar Bimtek Kekayaan Intelektual di Batang

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:39 WIB
X