Gerakan Kebangsaan Watugong: Pemkab Sintang Langgar Hak Kemerdekaan Beragama

- Senin, 31 Januari 2022 | 16:05 WIB
Jumpa pers Gerakan Kebangsaan Watugong, Senin 31 Januari 2022.  (istimewa/gerbang watugong)
Jumpa pers Gerakan Kebangsaan Watugong, Senin 31 Januari 2022. (istimewa/gerbang watugong)

''eh karena itu, Gerbang Watugong menyampaikan duka mendalam untuk teman-teman Jemaah Ahmadiyah Sintang, semoga pertemanan antar masyarakat tertindas menguatkan solidaritas dan perlawanan kita bersama untuk mewujudkan Indonesia sebaga Negara yang dapat menghormati, melindungi, memenuhi hingga memajukan HAM, termasuk hak untuk bebas beragama dan berkeyakinan.''

Dia menegaskan gerakan kebangsaan Watugong berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya kebhinekaan, toleransi dan persatuan antar semua umat beragama dan berkeyakinan tanpa terkecuali. Termasuk terus bersolidaritas dan membersamai perjuangan dari individu maupun kelompok minoritas dalam memperjuangkan hak konstitusionalnya untuk mendapatkan rasa aman dalam beribadah dan berkeyakinan.

Menyikapi tindakan intoleran yang dilakukan oleh Pemkab Sintang dan kegagalan Negara dalam menjamin dan melindungi Hak Asasi Manusia bagi Jemaah Ahmadiyah Sintang, Gerbang Watugong mengecam tindakan intoleransi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang berupa pembongkaran paksa kubah Masjid Jemaah Ahmadiyah Sintang.

Baca Juga: Gegara Pandemi dan PPKM, 40 Ribu Warga Kendal Jadi Pengangguran

"Kami meminta kepada Presiden Republik Indonesia untuk merespon persoalan yang terjadi pada Jemaah Ahmadiyah Sintang dan berkomitmen serius untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak beragama dan berkeyakinan rakyat dengan memberi sanksi tegas kepada Bupati Sintang yang telah melanggar hak beribadah dan berkeyakinan Jemaah Ahmadiyah Sintang," tegasnya. ***

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X