Sempat Tertunda Dua Tahun, Arak-arakan Kereta Kencana dan Tombak Abirawa Kembali Digelar

- Jumat, 20 Mei 2022 | 19:02 WIB
Pusaka Tombak Abirawa delapan pusaka milik Pemkab Batang ikut diarak dalam kirab budaya. Foto : Muslihun kontributor Batang. 
Pusaka Tombak Abirawa delapan pusaka milik Pemkab Batang ikut diarak dalam kirab budaya. Foto : Muslihun kontributor Batang. 

BATANG, AYOSEMARANG.COM Kirab Budaya Hari Jadi Ke-56 Kabupaten Batang kembali digelar setelah dua tahun tertunda karena pandemi. 

Satu jam sebelum gelaran Kirab Budaya, ribuan warga sudah memadati jalanan yang dilintasi rombongan arak-arakan.

Ketika sembilan tombak Abirawa dan kereta kencana yang ditumpangi keluarga Bupati Batang dan wakilnya keluar dari Kantor Bupati, para warga hingga anak kecil langsung berhamburan keluar barisan.

Baca Juga: 5 Kuliner Malam Semarang, Lezat dan Legendaris

Terutama ketika Bupati Wihaji dan istrinya menyebar uang koin. Dalam tradisi kirab, melempar uang koin disebut Sawuran.

"Senang banget bisa lihat kirab lagi. Apalagi dua tahun vakum. Saya juga dapat dua koin uang sawur," kata Yanti warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang, Jumat 20 Mei 2022. 

Ia dan anak-anaknya sengaja menyempatkan waktu menonton kirab. Berulangkali anaknya mengabadikan momen kirab.

Selain rombongan bupati dan wakil bupati, juga terlihat rombongan forkompinda. Lalu, rombongan kepala dinas dan gunungan dari masing-masing kecamatan.

Di depan rombongan kereta kencana Bupati Batang adalah barisan tombak pusaka Pemkab Batang. Rinciannya, satu tombak pusaka Abirawa, disertai delapan tombak lainnya.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berantas PMK, 23 Ribu Sapi di Batang Divaksin

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:48 WIB
X