Diresmikan Menaker, Anjungan Siap Kerja KIT Batang Siap Gelar Rekrutmen Besar

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:55 WIB
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki dan Direktur Utama PT KITB Galih Saksono meletakan batu pertama pembangunan Anjungan Siap Kerja dengan peletakan batu pertama di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang,Jumat 6 Agustus 2022 Sore.  (Muslihun kontributor Batang)
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki dan Direktur Utama PT KITB Galih Saksono meletakan batu pertama pembangunan Anjungan Siap Kerja dengan peletakan batu pertama di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang,Jumat 6 Agustus 2022 Sore. (Muslihun kontributor Batang)

Baca Juga: Perubahan KUA PPAS APBD Batang Tahun Anggaran 2022 Diputuskan Pendapatan Daerah Rp1,7 Triliun

"Kita berharap masyarakat di sekitar KIT Batang  tidak hanya menjadi penonton. Kita akan siapkan mereka menjadi tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di kawasan ini," ujar Menaker.

Pihaknya telah membuat beberapa kebijakan untuk mendukung KIT Batang. Yaitu, menyusun proyeksi makro rencana tenaga kerja dan mikro di KITB, mengembangkan sistem pasar kerja, meningkatkan kualitas dan kapasitas pelatihan kompetensi di Kabupaten Batang dan sekitarnya. 

Kemnaker juga akan menyiapkan BLK di KIT Batang. Luasnya mencapai 5 hektare. Proyek itu akan menjadi perencanaan Kemnaker tahun 2023.

Itu untuk peningkatan kualitas dan kapasitas pelatihan kompetensi di sekitar KITB. Kemudian sertifikasi kompetensi dengan mengembangkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sesuai kebutuhan industri, serta memperkuat dan mengembangkan Bursa Kerja Khusus (BKK).

Baca Juga: Gawat! 661 Balita di Kacamatan Batang Kategori Stunting

Direktur Utama PT KITB Galih Saksono memastikan bahwa progres infrastruktur semuanya berjalan sesuai rencana. Infrastruktur jalan sudah hampir 100 persen.

"Memang ada infrastruktur pendukung lain seperti air, air limbah, air bersih, sampah, kemudian gas. Untuk air diharapkan selesai di awal 2023. Kemudian aair limbah dan sampah akan selesai pertengahan 2023," terangnya.

Sebagai PSN, total luas lahan di KITB 4.300 hektare. Ada tiga Klaster yakni Creation, Innovation dan Leisure. Saat ini, pada fase 1 450 hektare sudah berhasil sold out dalam waktu kurang dari 2 tahun.

"Terdapat 12 investor yang sudah berkomitmen dengan kami 8 investor diantaranya sudah melaksanakan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) di Grand Batang City," tandasnya. 

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Gelar Bimtek Kekayaan Intelektual di Batang

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:39 WIB
X