Sudan Keadaan Darurat Akibat Perang Antarsuku, 40 Orang Tewas

- Selasa, 6 April 2021 | 11:41 WIB
Warga Sudan menunjukkan tubuhnya yang luka-luka akibat konflik di Darfur (AFP via voaindonesia).
Warga Sudan menunjukkan tubuhnya yang luka-luka akibat konflik di Darfur (AFP via voaindonesia).

SUDAN, AYOSEMARANG.COM -- Pemerintah Sudan mengumumkan keadaan darurat di Darfur Barat setelah terjadi bentrokan antarsuku selama 3 hari di ibu kota negara bagian tersebut, El Geneina. Sedikitnya 40 orang tewas dan 58 luka-luka, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Insiden itu merupakan yang terbaru dari kekerasan yang kembali bermunculan di Darfur sejak perjanjian perdamaian ditandatangani pada akhir 2020 dan pasukan penjaga perdamaian PBB ditarik dari wilayah itu.

Pada Januari, sedikitnya 129 orang tewas dan 108.000 orang masih mengungsi setelah bentrokan serupa terjadi di El Geneina antara anggota suku Masalit dan suku Arab. Bala bantuan militer, yang dulu dikerahkan ke kota itu, sebagian besar sudah ditarik, kata penduduk kepada Reuters.

AYO BACA : 3 Negara Berebut Aliran Sungai Nil, Siapa Saja?

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (5/4), komite keamanan dan pertahanan Sudan mengatakan telah memberi wewenang kepada pasukan untuk mengendalikan situasi dan melanjutkan gerakan pelucutan senjata secara paksa di wilayah tersebut.

Menurut penduduk El Geneina serta buletin keamanan internal PBB, yang dilihat oleh Reuters, ada penggunaan persenjataan berat dan granat berpeluncur roket di sana.

Gambar-gambar dan video yang diambil sejumlah warga memperlihatkan gumpalan asap di beberapa kawasan tempat tinggal di kota itu.

AYO BACA : Harga Emas Antam Turun Tipis, Rp920.000 per Gram

"Kota ini penuh dengan penjahat bersenjata dan kami tidak melihat keberadaan militer secara nyata untuk dapat melindungi warga sipil," kata seorang warga.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Bagaimana Nasib 2 WNI Korban Pesta Halloween Itaewon?

Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:29 WIB
X