Buat 1.083 Ecobrick, SMAN 1 Sukorejo Raih Leprid

- Senin, 14 Oktober 2019 | 14:48 WIB
Direktur Leprid Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada SMA Negeri 1 Sukorejo yang membuat ecobrick sejumlah 1.083 dari olahan sampah plastik, Senin (14/10) siang. (Edi prayitno/kontributor Kendal)
Direktur Leprid Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada SMA Negeri 1 Sukorejo yang membuat ecobrick sejumlah 1.083 dari olahan sampah plastik, Senin (14/10) siang. (Edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Mengurangi limbah plastik dan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, ribuan siswa SMA Negeri 1 Sukorejo Kendal memanfaatkan sampah plastik menjadi ecobrick. Ecobrick yang dibuat ribuan siswa ini nantinya akan dimanfaatkan menjadi barang yang berharga. Kepedulian siswa dan guru membuat ribuan ecobrick ini mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia atau Leprid.

Senin (14/10/2019), ribuan siswa dan guru ini tengah memotong-motong limbah atau sampah plastik bekas minuman kemasan. Usai dipotong-potong limbah plastik tersebut dimasukan ke dalam botol bekas kemasan air mineral kemudian dipadatkan dengan kayu. Butuh 250 gram sampah plastik untuk mengisi botol kemasan air mineral ini hingga benar-benar padat.

Kegiatan mengolah limbah plastik menjadi ecobrick ini sudah dilakukan SMA Negeri 1 Sukorejo sepekan terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap sampah plastik yang kian banyak. Tidak hanya itu pembuatan ecobrick ini juga dilakukan untuk mengolah limbah plastik menjadi barang yang lebih berguna.

AYO BACA : Menjelajahi Reruntuhan Candi Trisobo, Menelusuri Jejak Mataram Kuno

Salah satu siswa, Elma Fitria mengatakan pembuatan ecobrick ini untuk mengurangi sampah plastik yang kian banyak.

“Melalui pengolahan secara baik dengan dibuat ecobrick nantinya sampah plastik bisa berguna untuk kerajinan maupun rumah,” katanya.

Kepala SMA Negeri 1 Sukorejo, Siti Nur Wikowati menjelaskan pembuatan ecobrick ini upaya menyadarkan kepada siswa bahwa plastik tidak bisa terurai dalam waktu cepat.

AYO BACA : Sineas Kendal Garap Kalang Obong

 “Untuk itulah siswa diarahkan untuk bisa mengelola sampah atau limbah plastik minimal di lingkungan rumah menjadi barang yang lebih bermanfaat,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

X